Prasetya Online

>

Berita UB

Panglima TNI Ajak Mahasiswa Bela Negara

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh humas3 pada 17 Januari 2014 | Komentar : 0 | Dilihat : 4041

Panglima TNI Jendral Moeldoko
Panglima TNI Jendral Moeldoko
"Mahasiswa harus berpikir ke depan, untuk menjauhkan dari krisi yang mungkin terjadi". Inilah yang disampaikan oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia, Moeldoko, dalam kuliah tamu, Jumat (17/1) bertempat di Gedung Widyaloka, Universitas Brawijaya.

Kedatangan Panglima TNI ke UB kali ini merupakan serangkaian Dies Natalis UB ke 51. Dalam kuliah tamu ini, Moeldoko membawakan kuliah tamu dengan judul "Peran Generasi Muda dalam Bela Negara dan Wawasan Pertahanan Negara" dan dihadiri oleh Rektor, Pembantu Rektor I, Pembantu Rektor II, Pembantu Rektor III, Dekan dan pejabat di lingkungan.

Dalam paparannya, Moeldoko menyatakan bahwa Indonesia seperti sedang memasang infus. "Indonesia adalah negara makmur, lohjinawi, semua ada di Indonesia, tapi semua dari luar negeri. Kalau dicabut, lalu seperti apa jadinya?" ujarnya.

Menurut Moeldoko, kampus harus menjadi house of learning, tingkatkan publikasi ilmiah, unjuk gigi di kelas internasional", ujarnya. Ia juga berkeinginan agar kampus juga harus menjadi house of culture. "Nilai bangsa kini bergeser dan seolah-olah permisif. Akan sulit punya daya saing karena tidak ada tanggung jawab, disiplin, tangguh. Jangan jadi bangsa yang gampang tersinggung, bangun budaya ilmiah", ujarnya.

Perang masa kini, menurut Moeldoko, tidak berwujud. "Ancaman sulit dikenali dan bisa dalam berbagai bentuk, ideologi, sosial dan lainnya. Bangun ketahanan pribadi dan kesadaran kolektif untuk ketahanan Negara", ujarnya. Ia juga mengajak peserta kuliah tamu untuk membangun bangsa yang punya semangat kompetitif. "Bangun data, bangun informasi, bangun imajinasi, buat ide dan buat kreasi", ujarnya penuh semangat. [vicky]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID