Prasetya Online

>

Berita UB

Pakar: Tol Mapan Mudahkan Distribusi Barang Dari Jatim

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 24 April 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 273

Diskusi Pakar Terkait Tol Mapan Bersama Radar Malang
Diskusi Pakar Terkait Tol Mapan Bersama Radar Malang
Pendiri Enciety Bisnis Consult Drs. Kresnayana, M.Sc. menyebutkan dibukanya tol mapan akan semakin memudahkan distribusi atau pengiriman barang dari Jatim ke beberapa daerah, sehingga perekonomian Jawa Timur akan semakin melejit. Demikian dikatakannya dalam seminar sehari yang mengangkat tema Tol Mapan (Malang Pandaan): Solusi Baru, Harapan Baru, atau Masalah Baru di Gues House UB, Selasa (23/4/2019).
Menurutnya, saat ini sebanyak 70 hingga 80 persen penyuplai bahan makanan, bangunan, dan SDM berasal dari provinsi Jawa Timur.  
Tidak hanya itu, masyarakat daerah pinggiran Malang yang masih berpendidikan rendah juga akan semakin meningkatkan kualitas pendidikannya.
"Tol Mapan juga akan semakin memudahkan masuknya budaya sehingga diharapkan bisa meningkatkan mutu pendidikan masyarakat di daerah pinggiran yang saat ini masih banyak yang mengenyam pendidikan SD dan SMP,"katanya
Dia menambahkan, tol menjadi kunci akses pendidikan karena jumlah mahasiswa yang spektrumnya paling tinggi dan lengkap ada di kota Malang.Oleh karena itu, menurut Kresna hal ini bisa menjadi kesempatan bagi para investor untuk membangun sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh para pelajar di kota Malang.
Ketua Governance Laboratory FIA UB M.R. Khairul Muluk, Dr., S.Sos., M.Si mengatakan adanya Tol Mapan akan memperlebar bisnis di bidang properti, makanan dan minuman, herbal centers, holtikultura logistic, suppliers protein, pariwisata, restaurant, penginapan, dan resort area.
"Sehingga dengan semakin meluasnya bisnis dan jika bisa dieksplorasi secara optimal akan mendatangkan manfaat bagi masyarakatdi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan kota Batu,"katanya.
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menambahkan bahwa bidang transportasi menjadi salah satu penyumbang terbesar pendapatan kota Malang, penyumbang kedua adalah akomodasi dan kuliner.
"Dibukanya tol mapan diharapkan bidang usaha ini akan mengembangkan industri-industri di Malang Raya yang saat ini sudah berdiri,"katanya.
Selain itu, dengan dibukanya tol Mapan masyarakat tidak hanya akan mengenal tempat wisata di kota Malang dan Batu namun juga di Kabupaten Malang. [Oky Dian/Humas UB]

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID