Prasetya Online

>

Berita UB

PLP UB Adakan Baksos di Panti Asuhan Sunan Ampel

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 28 Juni 2016 | Komentar : 0 | Dilihat : 2029

Ketua PPLPI UB, Ardiansyah, ST Melakukan Simbolisasi Penyerahan Bantuan kepada Pengurus Panti Sukaryadi
Ketua PPLPI UB, Ardiansyah, ST Melakukan Simbolisasi Penyerahan Bantuan kepada Pengurus Panti Sukaryadi
Dalam rangka mengisi waktu di bulan Ramadhan tahun ini, Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) UB mengadakan kegiatan Bakti Sosial di Panti Asuhan Sunan Ampel, Jl. Sumbersari II Malang, Senin (27/6/2016).

Kegiatan ini awalnya di gagas oleh salah satu PLP dari Fakultas MIPA dan kemudian ditindak lanjuti dalam sebuah aksi Nyata. Peran serta anggota PLP UB yang tergabung dalam wadah Organisasi Profesi PLP yaitu Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia (PPLPI) menunjukkan empati yang besar terhadap kegiatan ini.

Dipimpin Ketua PPLPI UB, Ardiansyah, ST, anggota PLP yang ikut dalam Rombongan antara lain Soeyati Pujiani (FKUB), Ahmad Dulhadi, ST (FTUB), Mulyadi, ST (FTUB), A. Arifin (F MIPA UB), Erma (FPIKUB), dan Sugiyono (FPt UB)

Bhakti sosial 2016 oleh PLP UB
Bhakti sosial 2016 oleh PLP UB
Dalam Kesempatan itu Rombongan PLP UB diterima salah satu pengurus panti yaitu Sukaryadi. Rombongan menyerahkan santunan berupa sembako, alat tulis, buku dan perlengkapan sekolah serta uang santunan kepada anak-anak penghuni panti.

Panti Asuhan Sunan Ampel Berdiri di atas sebuah lahan dengan jumlah penghuni 50 orang anak, yang berasal dari berbagai daerah. Anak-anak itu bersekolah di luar panti dan mereka punya latar sosial dan pendidikan yang beragam mulai TK sampai perguruan tinggi, bahkan ada juga yg masih Balita. Pengurus panti berjumlah 12 orang. Dalam kesempatan tersebut, Sukaryadi berharap silaturrahim antara UB dan panti bisa berkesinambungan.

Dalam sambutannya, Ardiansyah mengatakan silaturrahim bisa terjalin dalam bingkai persaudaraan, karena sebetulnya panti asuhan Sunan Ampel dan UB merupakan tetangga yang berdekatan secara geografis. Sehingga UB semestinya punya kewajiban sosial membina panti ini dalam bingkai pengabdian masyarakat.

"Kegiatan ini seyogyanya menjadi entry point terhadap program sosial berikutnya bagi Civitas Akademika Universitas Brawijaya,"kata Ardiansyah. [Ardiansyah/Humas UB]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID