Prasetya Online

>

Berita UB

PJM UB Gelar Lokakarya SPMI dan Audit Internal untuk Produktivitas dan Daya Saing Institusi

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ronnysetiantoko pada 24 Juni 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 310

Lokakarya SPMI dan Audit Internal untuk Produktifitas dan Daya Saing Institusi
Lokakarya SPMI dan Audit Internal untuk Produktifitas dan Daya Saing Institusi
Pusat Jaminan Mutu (PJM) LP3M Universitas Brawijaya (UB) pada 17-20/6/2019, menyelenggarakan Lokakarya SPMI dan Audit Internal untuk Produktifitas dan Daya Saing Institusi yang pelaksanaannya di pusatkan di lantai 10 Gedung Layanan Bersama UB.

Kegiatan yang merupakan tindak lanjut dari Keputusan Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Nomor 74/B/HK/2019 tentang Program Asuh Menuju Prodi Unggul 2019 ini dibuka langsung oleh Ketua LP3M UB Ir. Achmad Wicaksono, M.Eng. Ph.D.

Ketua LP3M UB Ir. Achmad Wicaksono didampingi Ketua PT Asuh UB Ir. Aida Sartimbul membuka Lokakarya
Ketua LP3M UB Ir. Achmad Wicaksono didampingi Ketua PT Asuh UB Ir. Aida Sartimbul membuka Lokakarya
Ditemui PRASETYA, Ir. Wicaksono menjelaskan untuk Program PT Asuh ini UB telah tiga tahun dipercaya oleh Ristekdikti untuk mengasuh beberapa perguruan tinggi swasta.

UB telah dikenal dengan sistem penjaminan mutu yang baik oleh karena itu dipercaya untuk memeberikan pelatihan dan pendampingan serta pemahaman kepada perguruan tinggi-pergurun tinggi swasta tentang pentingnya penjaminan mutu bagi perguruan tinggi di Indonesia.

Ditambahkan pula, UB telah 3 kali terpilih menjadi salah satu Perguruan Tinggi pengasuh sekaligus mendapatkan apresisasi sebagai satu dari lima perguruan tinggi terbaik yang membina beberapa perguruan tinggi di daerah 3T (Tertinggal, Terluar dan Terdepan) selama dua tahun berturut-turut (2017 dan 2018). Untuk tahun ini ada beberapa perguruan tinggi yang ada disekitar kota Malang, Kalimantan Utara dan juga Lombok NTB yang menjadi PT Asuh dari UB.

"Untuk lokarkarya hari ini diikuti oleh lima perguruan tinggi. Empat perguruan tinggi dari kota Malang yaitu Akademi Analis Kesehatan Malang (AAKMAL), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIEII Malang, Sekolah Tinggi Teknik Atlas Nusantara (STTAR) Malang dan Sekolah Tinggi Administrasi (STIA) Malang serta satu perguruan tinggi dari Blitar yaitu Universitas Nadlatul Ulama (UNU) Blitar," jelasnya.

"Sedangkankan untuk yang ada di Kalimantan Utara nantinya ada dua perguruan tinggi swasta yaitu Akademi Keperawatan (AKPER) dan Akademi Farmasi (AKFAR) Tarakan, Kalimantan Utara serta tiga pergurauan tinggi di NTB yaitu Universitas Qamarul Huda Badaruddin (UNIQHBA) Bagu, Politeknik Medica Farma Husada (PMFH) Mataram dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 45 Mataram yang akan menjadi PT Asuh UB," tambah Wicaksono.

Kegiatan pelatihan sendiri berlangsung selama empat hari dan di fokuskan di lantai 10 Gedung Layanan Bersama UB. Meliputi  dua kegiatan utama yaitu pendampingan/review dokumen akreditasi prodi dan lokakarya. Beberapa narasumber yang akan menyampaikan beberapa materi antara lain Dr. Shinta Hadiyantina, SH., MH., Dr. Eng Akhmad Adi Sulianto, STP., MT.,M.Eng., untuk materi SPMI. Dr. Nurul Muslihah, SP., Mkes., Prof. Dr. untuk Materi SPME serta Prof. Dr. Ir. Hartutik. MP., dan Dr. Drh. Masdiana Chendrakasih Padaga, M.App.Sc untuk materi panel. [ronny]

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID