Prasetya Online

>

Berita UB

PB ISPI Tawarkan Program Magang di Australia

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh dietodita pada 11 April 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 563


Pengurus Besar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI) bekerjasama dengan Northern Territorry Cattleman’s Association (NTCA) mengadakan program NTCA Indonesia-Australia Pastoral Program (NIAPP) 2019. NTCA merupakan beasiswa magang di Northern Territorry, Australia. Program yang sudah berjalan selama delapan tahun ini diperuntukan bagi mahasiswa peternakan di seluruh Indonesia.

Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) telah berpartisipasi tiap tahun. Tercatat sudah ada 14 mahasiswa Fapet UB yang berhasil mendapatkan beasiswa tersebut.

Adapun persyaratan untuk mengikuti program ini ialah mahasiswa fakultas/jurusan peternakan yang masih aktif kuliah (minimal sedang menjalani semester tiga), sehat jasmani dan rohani, memiliki mental yang kuat, memiliki pengetahuan dalam bidang sapi potong, aktif berbahasa inggris (nilai toefl minimal 450), mengikuti pelatihan persiapan pemberangkatan (jika lolos seleksi), dan bersedia membagikan ilmu kepada civitas akademika usai melaksanakan program.

Proses seleksi dilakukan secara internal dan seleksi akhir oleh NTCA dan PB ISPI. Jadwal seleksi internal di Fapet UB antara lain pengiriman berkas (18 April 2019), seleksi (18-21 April 2019), tes tulis (22-28 April 2019), dan tes fisik (28 April – 5 Mei 2019).

Seleksi internal meliputi tes fisik dengan menggandeng Resimen Mahasiswa (Menwa) sebagai mentor menguji ketahanan tubuh peserta, tes tulis tentang pengetahuan sapi potong di Indonesia dan Australia, serta presentasi dan interview dihadapan beberapa dosen Fapet UB.

Sementara itu bagi peserta yang berhasil lolos ke seleksi tahap akhir, harus melakukan presentasi dihadapan para juri yang terdiri dari perwakilan ISPI, perwakilan NTCA, dosen Fapet, dan para alumni program NIAPP.

Peserta yang lolos seleksi akan memperoleh reward berupa magang di Australia bagian Utara selama tiga bulan secara gratis. Biaya tiket pesawat, passport, dan biaya hidup sudah ditanggung panitia, selain itu peserta juga mendapatkan tambahan uang saku. Namun untuk biaya pelatihan sebelum pemberangkatan ke Aussie dibebankan kepada peserta. (dta/Humas UB)

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID