Prasetya Online

>

Berita UB

Obati Luka Diabetes Dengan ROLADE Daun Beringin

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 04 Juli 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 216

Ekstrak Beringin untuk Obati Luka Diabetes
Ekstrak Beringin untuk Obati Luka Diabetes
Diabetes merupakan penyakit dengan prevalensi tertinggi di dunia dalam data WHO. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2017, Indonesia menempati peringkat ke-7 sebagai negara dengan prevalensi diabetes tertinggi di dunia serta peringkat ke-3 sebagai negara dengan korban kematian akibat diabetes. Dari data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa prevalensi diabetes di Indonesia masih tinggi dan ditunjang pula dengan perawatan yang kurang.

Salah satu komplikasi tersering dalam penyakit diabetes adalah luka diabetes yang tak kunjung sembuh. Hampir 8.70% dari penderita diabetes mengalami kondisi ini dan berisiko amputasi dengan probabilitas sebesar 70-80%. Sedangkan beban hidup mereka telah terpenuhi dengan kewajiban pengobatan seumur hidup akibat diabetes yang mereka alami.

Dengan melihat ketersediaan pohon Beringin (Ficus religiosa) yang melimpah di Indonesia dan potensi pemanfaatan dalam bidang kesehatan yang besar, maka sekelompok mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya melakukan penelitian terkait terapi luka diabetes dari ekstrak methanol daun Ficus religiosa.

Bigy Nuuron Dana, Agung Dwi Krisnayana dan Nadya Vira Saputri, mahasiswa jurusan Pendidkan Dokter, FK UB inilah yang melakukan penelitian terkait terapi luka diabetes. Dengan memanfaatkan daun Beringin dalam bentuk salep sebagai upaya membantu pengobatan pasien penderita luka diabetes, penelitian ini merupakan Program Kewirausahaan Mahasiswa bidang Penelitian dibawah bimbingan Prof.Dr.dr. yuyun Yuenawati, P.W, M.Kes., Sp.Rad (K).

Menurut Bigy, daun Ficus religiosa mengandung banyak senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh di berbagai organ dan fungsi tubuh. "Diantaranya terdapat senyawa flavonoid, triterpenoid, saponin dan tannin. Keempat senyawa ini berpotensi dalam menyembuhkan luka pada penderita diabetes, antara lain antimicrobial sebagai pembunuh bakteri, antioksidan yang berfungsi dalam mempercepat penyembuhan luka, antidiabetic yang berperan dalam menormalkan kadar gula darah penderita, serta perangsang system imun sehingga kekebalan tubuh akan berjalan dengan optimal", ujarnya. Ia juga menambahkan, melalui berbagai senyawa tersebut, ekstrak methanol Ficus religiosa dapat berperan secara efektif dalam penyembuhan luka pada kondisi diabetes.

Metode penelitian yang dilakukan adalah in-vivo menggunakan tikus wistar (Rattus novergicus) secara Randomized post test only control group design sebanyak 25 ekor yang dilakukan di laboratorium farmasi, laboratorium farmakologi, dan laboratorium parasitology FK UB.

"Tikus akan diinduksi diabetes terlebih dahulu dengan injeksi streptozotocin 40 mg/kgBB secara intraperitoneal yang kemudian setelah kadar glukosa darah melebihi 126 mg/dL yang merupakan ambang batas diabetes, tikus akan diinduksi luka eksisi dengan diameter 2cm2 pada punggung. Kemudian akan diterapi sesuai dengan pembagian perlakuan yaitu control negative tanpa perlakuan, control positif dengan povidone iodine 5%, perlakuan 1 dengan ekstrak methanol daun Ficus religiosa ointment 5%, perlakuan 2 dengan ekstrak methanol daun Ficus religiosa ointment 10% dan perlakuan 3 dengan ekstrak methanol daun Ficus religiosa ointment 15%. Melalui kelima perlakuan tersebut, akan diamati pengaruh ekstrak methanol daun Ficus religiosa terhadap laju penutupan luka, laju epithelisasi, fibroblast, dan penurunan kadar glukosa darah, serta melihat dosis efektif dari ketiga dosis yang diberikan", terangnya.

Hingga saat ini, papar Bigy, belum ada penelitian serupa yang meneliti efek ekstrak metanol daun Beringin terhadap penyembuhan luka diabetes. "Melalui penelitian ini, kami berharap dapat memanfaatkan daun Beringin yang awalnya dianggap tidak berguna terutama di Indonesia menjadi bahan potensi tinggi untuk mengobati luka diabetes", pungkasnya. [vicky]

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID