Prasetya Online

>

Berita UB

Monev Kemenristekdikti Kepada 175 Tim PKM yang Didanai

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ireneparamita pada 23 Juli 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 991

Salah satu tim PKM mempresentasikan progress kegiatan di hadapan reviewer
Salah satu tim PKM mempresentasikan progress kegiatan di hadapan reviewer
Sebanyak 175 tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Brawijaya (UB) yang telah didanai Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mengikuti Monitoring dan Evaluasi (MONEV). MONEV ini dilakukan selama tiga hari, Kamis-Sabtu (19-21/7/2018), di Fakultas Kedokteran UB. Ketua Kontingen PIMNAS 2018 UB Dr. Yusuf Hendrawan menyampaikan, MONEV ini untuk melihat sejauh mana progress yang dilakukan masing-masing tim. "Tim dengan progress lebih dari 80 persen, serta dinilai baik, akan lolos menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS)," katanya.

Dalam MONEV ini, setiap tim mempresentasikan hasil kegiatan atau penelitian mereka. Kualifikasi penilaian berbeda di setiap bidang PKM. Misalnya, PKM-KC mendemonstrasikan prototype alat mereka, untuk PKM-T akan dilihat apakah inovasi teknologi tersebut memberi manfaat terhadap mitra UKM, untuk PKM-M akan dinilai seberapa besar manfaat penerapan inovasi terhadap masyarakat, dan PKM-K akan dinilai apakah produk inovasi mampu untuk dijual dan ada keberlanjutannya setelah PKM selesai.

Banyak hal dikatakan Dr. Yusuf Hendrawan telah dilakukan UB agar tim PKM siap menghadapi MONEV ini. Di antaranya konsinyering laporan kemajuan, pelatihan jurnal, MONEV internal UB, serta expo PKM. "Masing-masing fakultas juga mempunyai strategi seperti memberikan pelatihan pembuatan paten, pelatihan jurnal, pelatihan presentasi, serta MONEV internal fakultas," paparnya.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknologi Pertanian ini berharap dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, UB bisa meraih juara umum PIMNAS untuk yang keempat kalinya. "Karena mempertahankan juara justru lebih sulit daripada merebut juara. Namun di balik itu, melalui PKM-PIMNAS ini kami ingin mahasiswa dapat mengasah kemampuan soft skill mereka, terlatih dalam penelitian, kewirausahaan, atau penerapan teknologi di masyarakat. Karena melalui program ini mereka belajar bertanggung jawab, kepemimpinan, dan problem solving. Dan saya sudah melihat banyak alumni PIMNAS yang sukses baik dalam wirausaha, karir, maupun studi lanjut ," ucapnya.

Berikut nama reviewer yang ditunjuk oleh DIKTI: Umie Lestari (Universitas Negeri Malang), I Wayan Karyasa (Universitas Pendidikan Ganesha), Ipang Djunarko (Universitas Sanata Dharma), Sukinah (Universitas Negeri Yogyakarta), Mas Agus Mardyanto (ITS), dan Amin Retnoningsih (Universitas Negeri Semarang).

Selain dari UB, tim PKM dari perguruan tinggi lain juga mengikuti MONEV di UB yaitu dari Universitas Islam Malang, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Kesehatan RS Dr Soepraoen Kesdam V, Politeknik Negeri Madiun, Universitas Widya Gama, Universitas Kanjuruhan, STIE Malangkucecwara, Universitas Ma Chung, dan Universitas Merdeka Malang. [Irene] 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID