Prasetya Online

>

Berita UB

MoU FTUB-Kementerian PUPR

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFT pada 20 Februari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 674

Penandatanganan MoU FTUB dan kementerian PUPR
Penandatanganan MoU FTUB dan kementerian PUPR
Pemerintah Indonesia saat ini tengah gencar membangun infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Kebutuhan akan tenaga ahli menuntut perguruan tinggi terutama di bidang keteknikan untuk melahirkan insinyur yang kompeten di bidangnya. Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) sebagai salah satu sumber tenaga ahli melihat betapa pentingnya membina calon-calon tenaga ahli untuk pembangunan tersebut. Oleh karena itu hari ini, Senin, 19 Februari 2018 FTUB menandatangani MoU dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak tahun 1979 sampai dengan saat ini telah melakukan pelatihan dibidang jasa konstruksi bagi masyarakat luas. Walaupun terjadi beberapa kali reorganisasi namun Pemerintah selalu berupaya melakukan capacity building bagi masyarakat dalam hal peningkatan kompetensi bidang jasa konstruksi.

Mengingat perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, maka mulai tahun 2013 hingga sekarang, Kepala Pusat Pembinaan Kompetensi dan Pelatihan Konstruksi menginisiasi konsep e-learning bidang jasa konstruksi. Tujuan utama pembuatan sistem ini adalah sebagai penyedia akses sebesar-besarnya bagi masyarakat di seluruh pelosok nusantara dalam hal pembelajaran bidang jasa konstruksi.

Foto bersama pimpinan FTUB dan Kementerian PUPR
Foto bersama pimpinan FTUB dan Kementerian PUPR
“Pelatihan Jarak Jauh atau distance learning merupakan program pelatihan yang dapat dipelajari oleh peserta didik dimanapun dan kapanpun melalui jaringan internet. Hal ini memudahkan para mahasiswa untuk mendapatkan sertifikasi pelatihan sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja sebenarnya,” ujar Cakra Nagara, ST, MT, ME., Kepala Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Kementerian PUPR.

Cakra juga menjelaskan tentang program pelatihan jarak jauh melalui Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bidang Konstruksi (SIBIMA Konstruksi). Di dalamnya terdapat pelatihan jarak jauh, penyediaan spesifikasi teknis dan peraturan bidang PUPR lainnya, maupun layanan knowledge management aplikasi teknologi konstruksi. Diharapkan program ini dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat Indonesia secara terbuka dan  cuma-cuma.

Program yang ditawarkan dalam kerjasama ini disambut baik oleh Dekan FTUB, Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT. “Kami sangat mengapresiasi kerjasama ini. Saya sudah lihat menu pelatihan yang ditawarkan SIBIMA Konstruksi, semoga dengan ditandatanganinya MoU ini terbuka ruang bagi mahasiswa untuk lebih memantapkan kompetensinya di bidang konstruksi utamanya ilmu praktis sebagai bekal menghadapi dunia kerja,” ujar Dekan.

Perwakilan FTUB and kementerian PUPR
Perwakilan FTUB and kementerian PUPR
Dalam pertemuan pagi hingga siang itu dijelaskan bahwa dengan mengikuti program pelatihan jarak jauh ini peserta dapat mengikuti ujian hingga mendapatkan sertifikat pelatihan, dan dicantumkan di surat pendamping ijazah. Setelah penandatanganan MoU, dimoderatori oleh Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Dr. Ir. Muhammad Ruslin Anwar, M.Si., acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab lebih lanjut mengenai program ini. Ketua Jurusan di lingkungan FTUB yang turut hadir bersama jajaran Wakil Dekan aktif menanyakan beberapa pertanyaan teknis mengingat banyaknya minat dari mahasiswa terhadap program ini.

Cakra bersama rekannya, Rezza Munawir, S.T.,M.T, MMG, Kepala Seksi Perencanaan Kerja Sama Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Direktorat Jenderal Bina Konstruksi PUPR menjelaskan secara detail mengenai teknis dan keuntungan-keuntungan yang didapat dari program ini. [mic/Humas UB]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID