Prasetya Online

>

Berita UB

Menuju Akreditasi, Dua Jurnal FTP Ikuti Workshop dan Terindeks DOAJ

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaftp pada 20 Juli 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 229

Workshop Tata Kelola Jurnal diikuti staf FTP
Workshop Tata Kelola Jurnal diikuti staf FTP
Dua jurnal yang ada di Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB), yaitu Jurnal Teknologi Pertanian (JTP) dan Industria (Industria) terindeks di DOAJ (Directory of Open Access Journals) mulai bulan Juli 2018. Masuknya JTP dan Industria dalam indeksasi DOAJ ini merupakan satu langkah kesiapan lagi bagi kedua jurnal tersebut untuk mendapatkan status terakreditasi.

Selain sudah terindeks di DOAJ, Perwakilan editor dari JTP dan Industria berkesempatan mengikuti Workshop "Asistensi Tata Kelola Jurnal Berpotensi Terakreditasi 2018" yang diselenggarakan oleh Kemenristekdikti.

Kedua perwakilan editor tersebut adalah Hera Sisca Prasmita dari JTP dan Rizky Luthfian Ramadhan Silalahi dari Industria.

Dalam acara yang diselenggarakan di Quest Hotel Semarang selama tiga hari (11-13/7/2018), keduanya mendapatkan materi yang sangat bermanfaat bagi pengembangan dan persiapan akreditasi jurnal. Salah satu materi utama adalah mekanisme, penilaian, dan peraturan baru akreditasi jurnal ilmiah yang disampaikan Dr. Lukman (KaSubdit Fasilitasi Jurnal Ilmiah Kemenristekdikti).

Dr. Lukman menyampaikan bahwa mulai bulan Juli 2018 akan ada peraturan dan pedoman akreditasi baru, yang secara umum mengatur bahwa akreditasi jurnal ilmiah di Indonesia akan terpusat di Kemenristekdikti melalui Arjuna dan Sinta. Peringkat akreditasi jurnal terbagi ke tingkatan S1 sampai dengan S6, dengan peringkat S1 dan S2 akan dinyatakan terakreditasi baik, yang ditunjukkan dengan sertifikat. Adapun jurnal berperingkat S3 sampai dengan S6 masih membutuhkan perbaikan baik di pengelolaan maupun kualitas jurnal.

Selain sesi pemaparan materi terkait akreditasi jurnal, JTP dan Industria juga mengikuti sesi penilaian jurnal untuk mengetahui kesiapan mengajukan akreditasi.

Penilaian dilakukan oleh Prof. Istadi (Universitas Diponegoro) yang menilai pengelolaan atau manajemen jurnal, dan Prof. Edy Kurnianto (Universitas Diponegoro) yang menilai kualitas artikel jurnal. Dari penilaian yang dilakukan, disimpulkan bahwa JTP dan Industria dinyatakan berpotensi mengajukan akreditasi. Perbaikan pada beberapa aspek pengelolaan dan kualitas artikel jurnal masih perlu dilakukan, namun secara umum kedua jurnal di lingkungan FTP UB ini sudah baik dan berpotensi mengajukan akreditasi. Hal ini juga dibuktikan dengan peringkat S3 yang saat ini dipegang JTP dan Industria di Sinta. Kedua penilai menyampaikan sebaiknya JTP dan Industria melakukan perbaikan sesuai masukan untuk terbitan edisi selanjutnya, baru kemudian mengajukan akreditasi. Hal tersebut untuk memastikan kualitas jurnal sudah lebih baik dan meningkatkan peluang mendapatkan peringkat terakreditasi S1 atau S2.

Dalam kesempatan terpisah, editor in chief JTP, Irnia Nurika, menyampaikan bahwa JTP akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya dan merencanakan akan mengajukan akreditasi di tahun 2018.

Retno Astuti selaku editor in chief Industria juga menyampaikan hal senada, akan melakukan perbaikan untuk satu atau dua terbitan selanjutnya kemudian mengajukan akreditasi. Kedua editor in chief juga mengajak dosen di lingkungan FTP UB untuk bersama-sama mengembangkan JTP dan Industria, dengan melakukan submisi artikel jurnal untuk dipublikasikan di JTP atau Industria. Selain itu diharapkan dosen di FTP UB juga turut menyebarluaskan informasi terkait JTP dan Industria kepada rekan atau kolega di luar UB. Diharapkan kedua jurnal di FTP UB ini semakin memperbaiki kualitasnya dan dapat terakreditasi. Bila hal tersebut terwujud, akan turut meningkatkan reputasi FTP UB dan memperbesar kesempatan dosen baik di UB maupun luar UB untuk mempublikasi artikel ilmiah di jurnal terakreditasi. [dse/Humas UB]

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID