Prasetya Online

>

Berita UB

Menhub RI Imbau Wisudawan Tanggap Perubahan

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 20 October 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 436

Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi Disambut Rektor UB Prof Nuhfil Hanani dan Dekan FT UB Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT
Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi Disambut Rektor UB Prof Nuhfil Hanani dan Dekan FT UB Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT
Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi mengimbau wisudawan Universitas Brawaijaya mampu menghadapi segala perubahan akibat perkembangan teknologi seperti saat ini. Demikian disampaikannya dalam Wisuda UB, Sabtu (20/10/2018) di Gedung Sakri UB.
"Jadilah orang yang punya kapasitas untuk bangsa. Indonesia harus cepat dalam merespon setiap kondisi ketidakpastian sehingga butuh SDM yang mempunyai sifat leadership untuk merespon ketidakpastian yang terjadi," kata Budi, saat menghadiri acara wisuda UB di Malang, Sabtu.
Dia mengatakan saat ini Kemenhub berupaya untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mempunyai wawasan dan tanggap terhadap perubahan global.Selain memiliki sifat leadership, kata dia, generasi muda milenia harus mampu menumbuhkan jiwa  entrepreneur.
"Upaya berwirausaha jika dikaitkan dengan kondisi seperti saat ini adalah dengan digitalisasi ekonomi yang berbasis start up. Dalam Era digitalisasi ini keunggulan Indonesia adalah demografi jumlah penduduk yang banyak pengguna Twitter dan IG,"katanya.
Oleh karenanya era digitalisasi Ekonomi yang berbasis digital start up memberikan peluang usaha baru  sehingga generasi milenial perlu dididik dan potensinya perlu dikembangkan dengan konsep e commerce digital ekonomi.
Contoh aplikasi start up anak bangsa yang saat ini  sukses adalah Tokopedia Go-Jek dan ruang guru.
Dalam upaya mendukung hal tersebut Kemenhub mengadakan Transhub Challenge yang merupakan kompetisi proposal bisnis mengenai pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan pelayanan transportasi yang lebih baik di masadepan.
"Kita pilih dan ada tiga pemenang yaitu share c, consecure, dan nitih nitih,"katanya.
Share c adalah aplikasi melakukan jasa untuk menumpang atau menitipkan. Barang dalam mobil yang lain. 
Consecure adalah aplikasi yang membantu proses perizinan dan kelengkapan dokumen pendukung pelayaran terutama dalam bongkar muat barang dan nitih nitih adalah aplikasi yang membantu penumpang difabel dalam mengakses informasi sarana dan prasarana transportasi beserta kontak bahaya.
Dalam pidatonya, Ia berharap UB bisa memberikan dukungan Kemenhub untuk membangun prodi transportasi pada perguruan tinggi yang ada di luar Jawa. [Oky Dian/Humas UB].

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID