Prasetya Online

>

Berita UB

Membuka Jalan Bagi Masa Depan Public Relations di UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh denok pada 17 October 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 484

kuliah tamu oleh Dr Pia Wulandari di UoN
kuliah tamu oleh Dr Pia Wulandari di UoN
Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Brawijaya (UB), Dr Maulina Pia Wulandari sedang membuka jalan untuk mahasiswa program Public Relations (PR) UB. Saat ini Pia berada di Australia sebagai delegasi Program Pertukaran Pimpinan dan Dosen UB di University of NewCastle (UoN). Dia akan berada di UoN selama empat minggu untuk menyampaikan perkuliahan tentang PR sekaligus bertemu dengan Pimpinan UoN guna membahas kerjasama antara kedua institusi.

"MoU yang telah ada mengindikasikan bahwa hubungan antara UoN dan UB sudah kuat terbentuk," kata Pia. "Ketika kunjungan kami tidak diragukan akan membuahkan hasil dan kerjasama kedua institusi akan lebih kuat, lebih khusus saya berupaya menjajaki kerjasama pembukaan Double Degree untuk program magister. Melalui program ini mahasiswa Magister Program Double Degree bisa menyelesaikan tahun kedua studi mereka di Newcastle," kata dia.

Pia, yang juga alumni UoN, juga menjadi 'hit' di kelas dan sibuk mengajar PR. Kuliah pertama disampaikan kepada mahasiswa PR tahun pertama berjudul "PR Indonesia: Sejarah, Pendidikan dan Praktek Manajemen Krisis". Kuliah tamu ini diselenggarakan pada 5 Oktober 2018 di Hunter Buiding. Kuliah tamu kedua untuk tingkatan mahasiswa yang lebih tinggi berjudul "Keterlibatan Negatif: Sisi Gelap Buzzer di Media Sosial Indonesia".

Dosen Komunikasi UoN, Dr Deborah Wise menyampaikan bahwa perkuliahan Dr Wulandari tentang PR Indonesia telah memperluas wawasan mahasiswa Australia yang mungkin belum mereka pelajari sebelumnya.

"PR adalah profesi global dan sangat penting bagi mahasiswa Australia untuk memahami bagaimana implementasi PR di negara lain. Pengetahuan tentang praktek PR di Indonesia secara khusus relevan dimana Indonesia merupakan tetangga terdekat Australia dan partner kunci dalam perdagangan. Perkuliahan Dr. Wulandari bisa lebih mudah diterima oleh mahasiswa dengan mengajarkan pengalamannya dalam profesi ini," kata dosen yang terlibat dalam program 3in1 UB beberapa minggu yang lalu.

Debby juga menyampaikan bahwa mahasiswa lebih tertarik mempelajari pengalaman pribadi Dr Wulandari dalam kasus body shaming di media sosial. "Dr Wulandari memberi contoh menarik kepada mahasiswa Australia tentang bagaimana praktisi PR seharusnya menangani krisis di media sosial khususnya saat mereka sebagai praktisi PR mengalami bullying di media sosial," kata Debby. [UoN/Humas UB/trans. Denok]

 

Contact Person: Dr. Deborah Wise

Email: Deborah.Wise@newcastle.edu.au

Phone: +61 2 49138794

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID