Prasetya Online

>

Berita UB

Masukan Asesor tentang Sumber Daya Manusia Disepakati Rektor

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh denok pada 23 November 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 961

Diskusi asesor dengan mahasiswa melibatkan mahasiswa asing dan difabel
Diskusi asesor dengan mahasiswa melibatkan mahasiswa asing dan difabel
Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) telah menyelesaikan tugasnya pada Kamis malam (22/11/2018). Agenda asesmen lapang diselesaikan tujuh asesor dalam waktu satu hari. Ketujuh asesor tersebut adalah Dr. Ir. Suhanan, DEA (Universitas Gadjah Mada), Prof. Dr. Zulkifli Dahlan, M.Si., DEA (Universitas Sriwijaya), Prof. Dr. HM. Arfin Hamid, S.H., M.H (Universitas Hasanuddin), Prof. Dr. Nadra, M.S (Universitas Andalas), Prof. Norma Afiati, M.Sc., Ph.D (Universitas Diponegoro), Prof. Dr. Ahmad Rodoni, M.M (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah) dan Dr. Dra. Dewi Susanna, M.Kes (Universitas Indonesia).

Asesmen lapang di UB melibatkan sivitas akademika (dosen, karyawan dan mahasiswa), alumni serta pengguna alumni. Berbagai data dan portofolio UB diekspose dalam kesempatan tersebut, kemudian dieksplorasi oleh asesor melalui tanya jawab maupun verifikasi fakta di lapangan.

Tujuh standar yang menjadi pokok bahasan dalam asesmen lapang kali ini meliputi standar 1: visi, misi, tujuan dan sasaran serta strategi pencapaian, standar 2: tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjaminan mutu, standar 3: mahasiswa dan lulusan, standar 4: sumber daya manusia, standar 5: kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik, standar 6: pembiayaan, sarana dan prasarana serta sistem informasi, standar 7: penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, kerjasama.

Dalam pembacaan berita acara yang dilakukan Kamis malam, perwakilan asesor Prof. Zulkifli Dahlan menyoroti masalah sumber daya manusia. Di antaranya adalah jumlah mahasiswa yang terlalu banyak menyebabkan rasio dosen dan mahasiswa tinggi yakni 1:30. Dengan jumlah doktor sekitar 36%, baru 17.47% dosen yang memiliki jabatan fungsional Lektor Kepala. Lebih jauh, asesor juga menyarankan supaya paten-paten yang telah dihilirisasi dapat dikembangkan sehingga dapat dimanfaatkan oleh dunia usaha dan dunia industri.

Rektor Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, MS menilai masukan-masukan asesor tepat dan memang menjadi prioritas UB, termasuk peningkatan sumber daya manusia. [Denok/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID