Prasetya Online

>

Berita UB

Mahasiswa UB Manfaatkan Jeruk Lowgrade Jadi Minyak Atsiri

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 05 Juli 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 171

Distillation Under Vacuum  (DUVAC)
Distillation Under Vacuum (DUVAC)
Indonesia merupakan salah satu produsen jeruk  di dunia, Berdasarkan data yang diperoleh dari Dirjen Holtikultura, dalam kurun waktu 2015-2019, setidaknya Indonesia diproyeksikan mampu memproduksi total jeruk sebesar 2.138.458 ton dengan total peningkatan mencapai 3,83% pertahun (Kementrian Pertanian, 2016).

Salah satu sentra produksi jeruk di Jawa Timur adalah agrowisata CV. Wisata Jeruk Selorejo yang  memproduksi jeruk dengan jumlah mencapai 14 ton persekali panen dan jumlah pengunjung yang mencapai rata-rata sebanyak 100 orang per minggu. Meningkatnya jumlah pengunjung tersebut menghasilkan limbah kulit jeruk yang jika tidak diolah akan menghasilkan bau busuk yang menyengat dan dapat mengganggu pengunjung dan berdampak pada penurunan jumlah pengunjung. Selain itu dari total panen setidaknya 5% merupakan jeruk lowgrade yang memiliki nilai jual rendah.

Berdasarkan dari masalah yang di ujarkan oleh bapak Ahmad Tirmidzi selaku ketua CV. Wisata petik jeruk. Lima Mahasiswa Universitas Brawijaya Nabillah Putri Aryanti  (THP 2016),  Widya Nur Habiba (THP 2015),  Dea Desideria Yusuf  (THP 2016),  Faisal Ramadhan (TEP 2016) dan Muhammad Ali Akbar (TEP 2016) menciptakan alat yang dapat mengekstraksi minyak atsiri yang terdapat pada kulit jeruk.

 

Alat tersebut diberi nama  Distillation Under Vacuum  (DUVAC)  atau suatu alat distilasi dibawah tekanan vakum yang dapat mempercepat proses ekstraksi, hemat energi dengan efektivitas ekstraksi mencapai  sebesar 90 % serta alat yang dilengkapi kontrol suhu dapat mencegah kerusakan pada minyak atsiri yang dihasilkan. Sehingga dengan menggunakan DUVAC dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas minyak atsiri yang dihasilkan. Minyak atsiri yang dihasilkan ini dapat dijual mencapai Rp. 800.000/kg serta dapat dimanfaatkan untuk produksi parfum, sabun, pangan, kosmetik hingga pharmaceutical. sehingga diharapkan dengan adanya alat ini dapat meningkatkan pendapatan dan mengatasi masalah yang terdapat pada Mitra.

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID