Prasetya Online

>

Berita UB

Mahasiswa Jurusan Teknik Pengairan Gelar World Water Day 2017

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFT pada 20 Maret 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 198

2947_20170320101832
2947_20170320101832
Jurusan Teknik Pengairan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) mengadakan kegiatan World Water Day 
(WWD) 2017 dengan tema “Our Action for Water Quality”. Tema tersebut merupakan hasil pengembangan dari tema Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)  Waste Water

“Dari tema ini kita ingin mengedepankan bagaimana aksi kita sebagai mahasiswa untuk berpartisipasi dalam menangani permasalahan kualitas air di Indonesia,” kata Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Pengairan FT-UB Zakaria Razianto.

Yoggie Azhary A, Ketua Pelaksana WWD 2017, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya air bagi kehidupan dan memberikan solusi untuk menanggulangi permasalahan air dan pengolahan limbah domestik, menunjukkan kondisi sumber daya air saat ini, serta mengajak masyarakat dalam upaya menjaga dan memelihara sumber daya air.

WWD diawali dengan pawai mengelilingi Alun-Alun Kota Malang mulai pukul 07.00, mahasiswa teknik pengairan lintas angkatan juga berorasi.

Dalam kegiatan tersebut, mereka juga mengundang Faizal Akbar Sunim dan Wulandari Handayani dari Ngalamcommunity dan Riska Damawanti dari Indowatercop sebagai pembicara dalam talkshow tentang limbah, sampah, dan keterkaitannya dengan air bersih.

“Menurut penelitian, akibat mengonsumsi air yang tercemar bertahun-tahun pada saat balita hingga dewasa akan lebih rentan terhadap kerusakan sistem syaraf pusat, sistem reproduksi, dan pencernaan. Jadi, sudah menjadi tugas kita semua untuk menjaga dan memastikan ketersediaan air bersih,” kata Riska Damawanti yang juga alumni Fakultas Perikanan UB.

Acara yang ditujukan untuk masyarakat dan civitas akademika Universitas Brawijaya ini memiliki tiga rangkaian acara yaitu, Garage Sale, World Water Campaign, dan Water Festival.

Garage Sale dilaksanakan di Kampung Wisata Jodipan Minggu (12/3/2017). Di acara ini barang bekas layak pakai yang terkumpul dipilah sesuai kategori. Kemudian akan dijual kembali ke masyarakat dengan cara “Barter Air”.

Air bersih yang terkumpul dari garage sale akan didistribusikan ke daerah yang masih kekurangan air bersih, salah satunya adalah di daerah Desa Sumbermanjing Wetan .

Dilanjutkan dengan World Water Campaign yang dilaksanakan Minggu, (19/3/2016) tentang air dan limbah yang bertujuan untuk meningkatkan euforia masyarakat dan mahasiswa terhadap Hari Air Dunia, sehingga bisa meningkatkan kesadaran masyarakat maupun mahasiswa terkait pentingnya air bagi kehidupan.

Selain di alun-alun, acara World Water Campaign juga akan diadakan pada Hari Air Sedunia pada tanggal 22 Maret 2016, di Kampus UB. Selain water campaign, diadakan pula lomba fotografi tingkat nasional yang diadakan dari tanggal 27 Februari sampai 18 Maret 2017.

Puncak acara bertajuk Water Festival, dikemas dalam bentuk konser musik akan digelar pada 8 April mendatang. Acara ini akan dilaksanakan di Edu Park Brawijaya atau Taman Senaputra sekaligus penutup rangkaian acara World Water Day 2017. (mic/Humas UB)

 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID