Prasetya Online

>

Berita UB

Mahasiswa FTP Kembali Raih Emas di Malaysia

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaftp pada 23 Agustus 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 1433

Mahasiswa FTP Raih Emas di Malaysia
Mahasiswa FTP Raih Emas di Malaysia
Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) kembali mengharumkan almamater di kancah internasional. Dalam event Young International Innovation Exhibition 2017 yang digelar di University Teknologi Mara, Negeri Sembilan Malaysia (20-22/08/2017), mereka berhasil menyumbang emas dan perunggu untuk Indonesia atas inovasinya.

Medali emas merupakan raihan Dimas Triardiarto, Casilda Aulia Rakhmadina, Emerald Falah Prayoga serta Muhammad Sony Setyawan dibawah bimbingan Dewi Maya Maharani, STP., M.Sc.,  atas inovasinya dalam menciptakan Automatic Ozone Sanitizer atau MAZTER sebagai alat pencuci dan penyimpan buah.  Mazter rancangan keempat mahasiswa FTP angkatan 2014 ini memiliki teknologi Dielectric Barrier Discharge yang secara otomatis menghasilkan ozon untuk mempertahankan kadar kualitas buahan buahan. Selain itu alat ini juga mempunyai ruang penyimpan buah yang dilengkapi dengan sterilizer sehingga makin mengoptimalkan kerja MAZTER dalam mempertahankan kualitas mutu pada buah.

Medali emas sebagai inovasi terbaik di YIIX Malaysia 2017 raihan Mazter ini sekaligus membuktikan pengakuan dunia atas inovasi mahasiswa FTP UB  dalam mengembangkan teknologi dibidang produksi buah-buahan berbasis Dielectric Barrier Discharge. Hal ini dapat menjadi solusi efektif pada maraknya kontaminasi mikroba pada buah sehingga menyebabkan mudah rusak dan busuk.  Kedepan diharapkan dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan mutu dan keamanan pangan, khususnya pada buah-buahan di Indonesia.

Selain medali emas, Indonesia juga berhasil meraih perunggu atas STRAALBREKING karya Febriyanti Ariska Amaliyah (FTP 2015), Royyannuur K. Endrayanto (FT 2015), Amira Ulvi Annisa (MIPA 2015) dan Arin Siska Indarwatin (MIPA 2015) dibawah bimbingan Joko Prasetyo, STP., M.Si. 

STRAALBREKING merupakan suatu inovasi untuk membantu pertumbuhan tanaman dengan memanfaatkan cahaya sebagai representasi gelombang. Dewasa ini, kebanyakan industri pertanian masih kurang memperhatikan sistem pencahayaan. Sumber pencahayaan tanaman masih berasal dari cahaya matahari langsung yang banyak mengandung sinar ultraviolet.

Padahal sinar UV ini dapat menyebabkan kerusakan sel tumbuhan jika terpapar dalam waktu yang cukup lama. STRAALBREKING merupakan inovasi cerdas untuk permasalahan di atas.  Inovasi ini memanfaatkan fenomena refraksi cahaya polikromatik matahari menjadi beberapa panjang gelombang cahaya, dengan menggunakan naungan sebagai filter sehingga mampu memberi panjang gelombang cahaya yang tepat sesuai kebutuhan tanaman.  Dengan terpenuhinya kebutuhan secara tepat, pertumbuhan tanaman akan berjalan dengan baik sehingga tanaman lebih berkualitas.

Young International Innovation Exhibition (YIIX) 2017 merupakan kompetisi internasional tentang penemuan atau inovasi karya pemuda yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat dunia. YIIX 2017 diselenggarakan oleh Students' Representative Council (SRC) University Teknologi MARA (UiTM) Negeri Sembilan Malaysia. Tahun ini kompetisi yang digelar di Cawangan Negeri Sembilan Kampus Rembau Malaysia 20-22 Agustus 2017 mengangkat tema Future Innovation. [dse/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID