Prasetya Online

>

Berita UB

Mahasiswa Baru Serbu 44 Stan UKM UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh zenefale pada 24 September 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 204

Bagi Perguruan Tinggi bereputasi, prestasi mahasiswa merupakan salah satu dari sekian banyak indikator yang meningkatkan mutu pendidikan. Sebuah hasil karya dan pemikiran mahasiswa adalah wujud berkembangnya proses belajar mengajar di lingkungan kampus. Tidak hanyak prestasi akademik, mahasiswa juga dituntut untuk mampu mengembangkan kemampuan non-akademik dan soft skillnya, hal itu pula yang menjadi program Universitas Brawijaya. Sebagai perguruan tinggi yang menduduki peringkat keempat bidang kemahasiswaan, UB telah menjadi salah satu kampus yang menjadi acuan di tingkat nasional. Hal ini diungkapkan Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani Ar MS dalam pembukaan Open House Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Minggu (23/9).

Acara Open House yang di gelar di lapangan rektorat tersebut dibuka dengan perkenalan masing-masing UKM melalui pentas pertunjukan. Para mahasiswa baru juga diperkenalkan oleh berbagai macam stan UKM yang berada di sepanjang jalan lapangan rektorat. Sebagian besar mahasiswa baru sangat tertarik dengan kegiatan-kegiatan yang belum pernah mereka ikuti di sekolah.

Di depan ribuan maba UB, Prof Nuhfil mengungkapkan bahwa prestasi non-akademik merupakan wujud kerja keras dan dedikasi mahasiswa yang tidak boleh dipandang sebelah mata, hal ini tercermin dari prestasi mahasiswa beberapa bulan terakhir seperti PIMNAS dan kompetisi reog nasional. "Walaupun UB meraih juara ke 2 dalam PIMNAS ke 31, banyak perguruan tinggi lain memandang UB layak menjadi juara umum karena UB masih memegang raihan terbanyak, dengan 6 kali juara umum," ungkapnya.

Prof Dr Ir Arief Prajitno selaku WR III pun menambahkan jika bidang non akademik tidak hanya sebatas penelitian ilmiah dan studi riset semata. Namun mahasiswa juga dapat mengaplikasikan melalui beragam bidang seperti seni, olahraga, kesehatan dan kebudayaan. Hal ini salah satunya ditunjukkan lewat kemenangan tim reog UNITANTRI UB dalam kompetisi reog tingkat nasional 2018, dengan raihan prestasi dua kali berturut-turut. "UB sendiri sedang menyusun agenda di tahun mendatang untuk menggelar kompetisi reog internasional. Hal ini juga menjadi bagian untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah terhadap negara-negara lain," tambahnya.  

Ia menambahkan, jika kegiatan Open House ini merupakan sebuah wadah bagi para mahasiswa baru yang memiliki minat terhadap bidang non-akademik. Mengembangkan sebuah hobi menjadi kompetensi adalah tujuan utama UB dalam meregenerasi mahasiswa berprestasi. Mereka akan diarahkan untuk mengikuti UKM sesuai dengan keinginannya masing-masing. "Ada 44 lebih UKM yang tersebar di UB yang bisa dipilih. Saya harap mahasiswa baru dapat melanjutkan perjuangan kakak kelas kalian dalam mengembangkan bakat menjadi sebuah karya yang dapat membanggakan khususnya bagi UB" ujarnya. [indra]  

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID