Prasetya Online

>

Berita UB

Lima Mahasiswa UB Menerima Beasiswa Bakti Nusa 2018

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 22 Mei 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 334

Delegasi Beasiswa Bakti Nusa dari UB
Delegasi Beasiswa Bakti Nusa dari UB
Lima Mahasiswa kota Malang raih Beasiswa Aktivis Nusantara. Beasiswa Aktivis Nusantara atau BAKTI NUSA merupakan salah satu program investasi sumberdaya manusia dari Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa Pendidikan yang diberikan kepada aktivis mahasiswa dari berbagai bidang dan keahlian untuk membentuk pemimpin yang berkarakter Integritas, Cendekia, Transformatif, dan Melayani.

Mahasiswa yang terpilih sebagai Penerima Manfaat BAKTI NUSA 2018 terdiri atas 64 aktivis terpilih dari 18 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari seluruh Indonesia meliputi UNSRI, UNJ, UI, IPB, ITB, UNPAD, UPI, UGM, UNY, UNS, ITS, UNAIR, UNESA, UNDIP, UNNES, UB, UM, dan UNTAN.

Lima diantara 64 aktivis terpilih tersebut adalah berasal dari Kota Malang yaitu Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang. Lima mahasiswa yang kini menjadi Penerima Manfaat BAKTI NUSA 2018 yaitu Azzam Izzudin (FP UB/2015), Nurhalimah (FTP UB/2014), Nofriadi Kurnia Putra (FISIP UB/2015), Tsania Nur Diyana (Pendididikan Fisika UM/2014), dan Ahmad Sholihan (Sosiologi UM/2015).

BAKTI NUSA 2018 merupakan program ke-8 yang dilaksanakan dalam  menjaring aktivis tiap wilayah atau regional di seluruh Indonesia. Kriteria calon penerima yang dipatok oleh BAKTI NUSA 2018 pun tidak sedikit. Ada 12 kriteria yang dijadikan syarat calon penerima, beberapa diantaranya memiliki IPK minimal 3.00, pernah menjadi narasumber minimal skala kampus, pernah menulis di media cetak dan/atau elektronik, dan memiliki aktivitas sosial dalam masyarakat. Selain itu pendaftar atau calon penerima harus mengikuti seluruh alur seleksi yang diadakan oleh Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa Pendidikan.

Rangkaian yang dilalui mulai dari Pendaftaran Online, Verifikasi Berkas, Wawancara dan FGD, Uji Publik, dan Pengumuman Akhir yang dilaksanakan dari bulan Desember 2017 s.d. April 2018. Manfaat yang diterima oleh aktivis terpilih pun sangat banyak, beberapa diantaranya support dana aktivitas selama 1 tahun, executive mentoring dengan tokoh nasional atau daerah, magang kemanusiaan, pembinaan rutin tiap bulan, jaringan skala nasional dan internasional, dan masih banyak lagi.

Saat ini, Penerima Manfaat BAKTI NUSA Regional Malang sebagai angkatan pertama di wilayah baru memiliki amanah di masing-masing bidang. Amanah PM BAKTI NUSA Regional Malang Azzam Izzudin sebagai Presiden BEM FP UB  2018, Nurhalimah sebagai Sekretaris Kabinet EM UB 2018, dan Nofriadi Kurnia Putra sebagai Menteri Jakwilnas EM UB 2018. Sedangkan dua mahasiswa lainnya yaitu Tsania Nur Diyana mengabdi sebagai Dewan Kehormatan UKM Al-Qur'an Study Club UM, dan Ahmad Sholihan sebagai Kepala Departemen Keagamaan PTK Nusantara 2018. BAKTI NUSA Regional Malang yaitu terdiri dari Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang menjadi wilayah baru tahun 2018 bersama dengan Regional Semarang.

Penerima Manfaat BAKTI NUSA Angkatan 8 juga telah melaksanakan agenda nasional pertama kali dalam acara Future Leader Camp (FLC) 2018 yang dilaksanakan di Solo selama empat hari (3/5-6/5/2018). FLC 2018 adalah pembekalan pertama yang memuat materi Training Orientasi tentang Dompet Dhuafa oleh Muhammad Syafi'ie El-Bantanie (Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan), Zaim Uchrowi (Pendiri Republika), Purwa Udiutomo (General Manager Beastudi Indonesia) dan  Erie Sudewo (Pendiri Yayasan Dompet Dhuafa).

Selain itu 64 mahasiswa yang terpilih berkesempatan untuk Gala Dinner dan bincang-bincang inspiratif bersama Wakil Bupati Sragen, Dedi Endriyatno, di Rumah Dinasnya. Islamic Leader's Talk juga dilaksanakan dalam rangkaian FLC 2018 dengan menghadirkan Imam Rulyawan (Presiden Direktur Dompet Dhuafa), Mursida Rambe (Pendiri BMT Beringharjo), dan Muhammad Isa Lombu (CEO Selasar). Pembekalan materi Project Camp yang dipandu oleh Arif Rahmadi Haryono (GM Pendidikan Dompet Dhuafa) dan Hakam El-Farizi (CEO bawaberkah.org) dan Outbound juga dilaksanakan di hari terkhir.

FLC 2018 juga sebagai rangkaian wajib yang dilaksanakan untuk melakukan tanda tangan akad penerimaan Beasiswa Aktivis Nusantara. Sehingga FLC 2018 menjadi hasil resminya 64 aktivis terpilih tadi sebagai Penerima Manfaat, termasuk secara faktual 2 wilayah yaitu Malang dan Semarang menjadi regional baru bersama 8 regional yang sudah ada yaitu Palembang, Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Pontianak dalam sebaran manfaat Beasiswa Aktivis Nusantara di tahun 2018. [azzam/vicky]

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID