Prasetya Online

>

Berita UB

Kunjungan dari Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ihwan.hariyanto pada 10 October 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 417

Rombongan dari Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura Berpose Bersama Tim dari Perpustakaan UB
Rombongan dari Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura Berpose Bersama Tim dari Perpustakaan UB

Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya menerima kunjungan dari Perpustakaan Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Jumat (28/9/2018). Kunjungan ini dalam rangka Sharing Informasi. Rombongan Perpustakaan UTM yang dipimpin oleh Kepala Perpustakaan UTM Dr. Hj. Iriani Ismail, Dra., MM. diterima oleh Koordinator Bidang Pengembangan dan Kerjasama Suprihatin, S.IP, M.A  , Koordinator Bidang Layanan Pengguna Agung Suprapto, S.Sos., MA dan Kasubag TU Dedi Gusro S.Ag.

Sharing informasi yang dilakukan diantara dua pihak membahas tentang aplikasi atau program yang dipakai oleh Perpustakaan UB dalam mengelola koleksi dan melayani pengguna yaitu InListe V3. Penggunaan InListe V3 memungkinkan Perpustakaan UB menerapkan layanan mandiri yang meliputi peminjaman  buku mandiri dan peminjaman loker mandiri. Untuk perpanjangan masa pinjam buku kini sudah bisa dilakukan secara online menggunakan aplikasi tersebut.3881_20181010085807
3881_20181010085807
Dalam kunjungan tersebut rombongan perpustakaan UTM diajak melakukan Library Tour ke semua bagian dan bertanya langsung kepada setiap pegawai yang bertugas di setiap bagian. Agar lebih efektif dan tepat sasaran serta menghemat waktu, rombongan Perpustakaan UTM dibagi sesuai dengan bidang kerja yang digeluti. Untuk library tour di bagian layanan pengguna dipandu oleh Agung Suprapto yang meliputi bagian front office, loker, sirkulasi dan koleksi buku di lantai dua. Sedangkan di bagian layanan teknis dipandu oleh Suprihatin yang menjelaskan tentang pengolahan dan digitalisasi.

Rombongan Perpustakaan UTM tertarik dengan sistem peminjaman loker mandiri yang diterapkan di perpustakaan UB. Dengan sistem mandiri ini, para pengunjung tidak perlu lagi antri lama dan meninggalkan KTM sebagai tanda jaminan. Sehingga resiko KTM pengunjung yang tertukar bisa dihindari. [Ikhwand/Humas UB]

 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID