Prasetya Online

>

Berita UB

Kunjungan Kerja Badan Legislasi DPR-RI ke Unibraw

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 05 April 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1969

Universitas Brawijaya, Selasa (5/4), menerima kunjungan kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR-RI. Rombongan yang dipimpin AS Hikam ini diterima di ruang sidang lantai VIII gedung Rektorat oleh Tim Kajian RUU Lembaga Kepresidenan (LK) dan RUU BPK-RI dari Universitas Brawijaya, yang terdiri dari Herman Suryokumoro SH MS (koordinator), Tunggul Ansari SH MHum, A. Latief Fariqun SH MHum, Ibnu Tricahyo SH MHum, Prof. Dr. Solichin Abdul Wahab MA, Prof. Dr. M. Irfan Islamy MPA dan Prof. Dr. Moch. Munir SH. Kunjungan kerja tersebut dimaksudkan guna membahas RUU tentang Lembaga Kepresidenan (LK) dan RUU BPK RI.
Sebagaimana disampaikan, kemauan pembentukan Lembaga Kepresidenan (LK) dengan undang-undang tersendiri telah lama diwacanakan. Setidaknya sejak tahun 2001 telah ada dua draf RUU LK yang masing-masing berangkat dari yang paradigma berbeda karena kepentingan atau kemauan yang berbeda pula.
Terlepas dari kepentingan politik praktis pembentukan RUU LK, sesuai dengan permintaan Baleg DPR RI untuk mendapatkan masukan dari akademisi, maka tim dari Universitas Brawijaya menyarankan agar RUU LK tidak dibahas lebih lanjut, namun perlu disusun RUU DPP (Dewan Pertimbangan Presiden) tersendiri sebagai pengaturan lebih lanjut Pasal 16 UUD dan RUU Kementerian Negara sebagai pengaturan lebih lanjut Pasal 17 UUD. Beberapa pertimbangan yang mendasari hal tersebut di antaranya adalah penamaan lembaga kepresidenan dalam RUU ini yang tidak terumuskan dengan jelas di samping itu juga kedudukan, tugas dan wewenang Presiden yang telah diatur dengan tegas dalam UUD, dan sebagainya. Sedangkan untuk RUU BPK-RI, tim Universitas Brawijaya lebih banyak menyoroti tentang redaksional. [nok]

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID