Prasetya Online

>

Berita UB

Karya Mahasiswa Pertanian Raih Double Penghargaan di Korea dan Taiwan

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFP pada 09 Juli 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 546

Lefi Unsiyyati (Agribinis 2016,FP) dan Alfi Inayati (Agribinis 2016,FP) serta Satu mahasiswa FKUB, Maulida Mardhatillah
Lefi Unsiyyati (Agribinis 2016,FP) dan Alfi Inayati (Agribinis 2016,FP) serta Satu mahasiswa FKUB, Maulida Mardhatillah
Dua mahasiswa dari Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB), Lefi Unsiyyati (Agribisnis/2016) dan Alfi Inayati (Agribisnis/2016) serta Satu mahasiswa FKUB, Maulida Mardhatillah yang tergabung dalam TIM PKM-KC, meraih prestasi dunia dalam Kompetisi Korean International Women's Invention Exposition (KIWIE) 2018 di Korea Selatan pada (28/06 -  03/07/2018)

Pada Kompetisi ini mereka meraih Gold Prize dengan menampilkan inovasi Portable Purifier Used Cooking Oil Treatment (OREO-it), yaitu treatment minyak goreng setelah pakai. OREO-it ini digunakan untuk memperbaiki kualitas minyak goreng setelah pakai agar lebih sehat dengan kadar asam lemak dan angka peroxide yang lebih rendah.

Alat ini berfungsi untuk memfilter minyak jelantah yang telah digunakan menjadi lebih sehat, OREO-it memiliki tiga filter dan dilengkapi sistem otomatis yang bekerja secara kontinyu untuk memindahkan proses penyaringan antar satu filter ke filter lainnya pada katup dengan bantuan sensor waktu.

OREO-it berfungsi untuk menurunkan angka peroksida dan asam lemak bebas pada minyak goreng yang telah dipakai, selain itu alat ini juga membutuhkan biji kelor dan kulit pisang kapok sebagai adsorben penjernihan.

"KIWIE merupakan ajang kompetisi inovasi yang terdiri lebih dari 30 negara di dunia. Persaingan memperebutkan medali benar-benar ketat. Disamping itu, juri-jurinya juga sangat kritis," kata ketua tim Lefi Unsiyyati.

KIWIE merupakan kompetisi internasional bagi peneliti, dosen, dan mahasiswa. Kegiatan tersebut menyajikan penelitian ke dalam bentuk real sekaligus menawarkan produk. Tidak hanya sebatas kompetisi, KIWIE juga menghadirkan academy IP Wave for Creative Women Leaders sebagai konferensi internasional hak paten dari berbagai dunia untuk memfasilitasi para inovator.

Selain mendapat gold prize, tim meraih penghargaan Special Award for Excellent Invention di Taiwan. OREO-it juga lolos dalam pendanaan PKM Ristekdikti 2018. [zma/Humas UB]

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID