Prasetya Online

>

Berita UB

KKM XLI: Berpacu dengan Cuaca, Hari Ketiga Proyek Selesai 92%

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFT pada 16 Januari 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 646

Mahasiswa Putra Mengerjakan PJU Sepanjang 300meter
Mahasiswa Putra Mengerjakan PJU Sepanjang 300meter
Tidak banyak perbedaan dengan hari kedua, di hari ketiga Kemah Kerja Mahasiswa (KKM) ke-41 ini mahasiswa melanjutkan proyek di hari sebelumnya. Di proyek putra, hingga hari ketiga ini (16/1/2019) instalasi Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan sepanjang 300 meter selesai 100% dan paving jalan hingga sore hari ini sudah selesai 41 meter dari target 50 meter diharapkan besok pagi sudah selesai sebelum penutupan.

Untuk railing jembatan, dari 20 titik sudah terelesaikan 100%. Sedangkan proyek drainase, dari 150meter drainase di hari pertama sudah selesai hampir 50% terpaksa hari ini harus diulangi lagi karena kendala cuaca. Hingga sore hari ini masih 50 meter yang belum terselesaikan, dan akan diselesaikan oleh panitia, diharapkan esok hari bisa terselesaikan.

"Sayang sekali kemarin sore sempat hujan, sehingga semen di saluran drainase kemarin belum sempat kering sudah tergerus air hujan. Hari ini kami perbaiki, semoga besok bisa selesai," ujar Erwin, salah satu panitia KKM XLI saat ditemui di lokasi.

Railing Jembatan
Railing Jembatan
Dukungan pihak Fakultas Teknik UB juga tak kurang-kurang. Setiap hari perwakilan pimpinan fakultas dan jurusan/program studi datang meninjau pelaksanaan proyek. Dosen-dosen juga secara bergantian mengawasi dan mengarahkan peserta KKM XLI saat melaksanakan proyek.

Siswa Siswi SDN Ketindan 1
Siswa Siswi SDN Ketindan 1
“Semoga hari ini tidak hujan. Alhamdulillah selain faktor cuaca kegiatan berjalan lancar, saya sangat senang melihat mahasiswa senior antusias membantu pengerjaan proyek, saat maba istirahat, panitia secara bergantian mengerjakan proyek,” ujar Dr. Runi Asmaranto, saat ditemui di lokasi railing jembatan sore ini.

Untuk maba putri semua bentuk pengabdian terselesaikan dengan baik. Siswa-siswi TK maupun SD tempat maba putri mengajar pun terlihat riang dengan adanya guru baru dadakan ini. "Senang sekali, tadi diajari membuat tanaman di botol (hidroponik, red)," ujar Icha, salah satu murid kelas 5b SDN Ketindan 1. (mic/Humas UB)

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID