Prasetya Online

>

Berita UB

Janti Art Festival: Bukti Malang Memiliki Banyak Potensi Perupa Muda Hebat

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetyafib pada 09 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 754

Mural Kampung di Janti Art Festival
Mural Kampung di Janti Art Festival

Janti Art Festival merupakan sebuah acara yang menaruh fokus terhadap pengembangan potensi seni dan budaya yang ada di Kota Malang. Janti Art Festival diinisiasi oleh kolaborasi antara Mahasiswa Program Studi Seni Rupa Murni, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB) bersama dengan Kampung Budaya Nusantara.

Kampung Budaya Nusantara adalah sebuah nama tematik dari sebuah kampung di salah satu sudut Kota Malang, persisnya di Janti Utara RW IX Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang yang baru-baru ini telah diresmikan pada (31/1/2019).

Janti Art Festival hadir di Kampung Budaya Nusantara sebagai langkah tindak lanjut dari visi dan misi dari Kampung Budaya Nusantara dalam hal kegiatan seni dan budaya di lingkungan Janti Utara RW IX. Kampung Budaya Nusantara telah banyak menggelar kesenian seperti pertunjukan wayang, kuda lumping, mural kampung, acara musik, dan sebagainya. Tetapi, Janti Art Festival hadir dengan format acara yang berbeda dengan yang biasa dilakukan oleh Kampung Budaya Nusantara.

Janti Art Festival direncanakan selama tiga bulan lebih dan dilaksanakan tiga acara utama secara serentak selama seminggu. Tiga acara tersebut adalah Workshop Melukis, Mural Kampung, dan yang terakhir Art Exhibition. Sejatinya kegiatan ini adalah salah satu penerapan dari mata kuliah Manajemen Seni yang ditempuh mahasiswa angkatan 2016. 

Janti Art Festival dimulai dengan Workshop Melukis dan Mural Kampung yang dilaksanakan pada Minggu (28/4/2019). Workshop Melukis diikuti oleh pelajar dan umum di wilayah Janti Utara RW IX dengan melukis di atas kanvas dan kertas menggunakan krayon, spidol, dan cat akrilik dengan aturan melukis yang bebas sesuai dengan keinginan peserta workshop. Sedangkan Mural Kampung dikerjakan oleh komunitas dan individu pegiat seni mural di Kota Malang yang mencapai kurang lebih 30 peserta. Selanjutnya, Art Exhibition menjadi acara puncak dari gelaran Janti Art Festival ini yang digelar pada Kamis (2/5/2019).

Art Exhibition di Janti Art Festival
Art Exhibition di Janti Art Festival

Art Exhibition digelar di Balai RW IX Janti Utara. Balai RW yang biasanya dipakai untuk kegiatan rapat dan sebagainya, kini disulap menjadi ruang pamer layaknya sebuah galeri seni rupa. Karya-karya yang dipamerkan di sini adalah karya hasil dari acara Workshop melukis bersama dengan beberapa karya rupa dari perupa muda Kota Malang.

Total karya yang dipamerkan adalah 30 buah karya, dengan klasifikasi 24 lukisan dari peserta workshop dan enam lukisan dari perupa muda Kota malang. Pada pameran ini, Janti Art Festival ingin menyuguhkan bahwa terdapat sebuah potensi besar yang dimiliki oleh Kota Malang dalam hal kesenian, khususnya seni rupa.

Malang telah banyak memiliki perupa senior yang hebat, namun ternyata lebih banyak lagi perupa muda yang juga hebat. Pertemuan sebuah karya rupa antara hasil dari generasi muda dengan generasi tunas harapan ini seolah menjadi ruang dialog tentang bagaimana potensi seni yang dimiliki oleh masyarakat Kota Malang ini akan dibawa selanjutnya.

"Saya berharap kelak atau secepatnya, potensi seni yang cemerlang ini mendapat perhatian lebih, baik oleh Pemerintah Kota Malang maupun juga masyarakat umum. Melalui Janti Art Festival, saya sangat optimis, ke depan akan semakin banyak dukungan terhadap potensi seni dari segenap masyarakat Kota malang,"kata salah satu mahasiswa Seni Rupa Murni FIB UB Bagas Artha ang juga seorang panitia pelaksana Janti Art Festival  (PS. Seni/DT/MSH/PSIK FIB/Humas UB)

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID