Prasetya Online

>

Berita UB

Ir. Chanif Mahdi MS: Kit Tester Formalin telah Dipakai Masyarakat Umum 

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 17 Januari 2006 | Komentar : 0 | Dilihat : 3102

Ir. H Chanif Mahdi MS
Ir. H Chanif Mahdi MS
Kit tester formalin yang ditemukan oleh Ir. H Chanif Mahdi MS, dosen kimia FMIPA Unibraw, telah dipakai oleh khalayak umum di beberapa daerah di Indonesia. Pemberitaan tentang penemuannya akhir tahun 2005 lalu, (baca PRASETYA 395/XV, atau klik http://prasetya.brawijaya.ac.id/des05.html#formalin), ternyata banyak membuahkan hasil.
“Telepon saya terus berdering, dan banyak pula yang meminta informasi mengenai penemuan saya via email,” terang Chanif.
Alat uji formalin ini menurutnya telah digunakan oleh Universitas Widyagama, Dinas Perikanan dan Sumberdaya Kelautan Kabupaten Pasir (Kalimantan Timur), Indonesia National Meat Processor Association (Assosiasi Industri  Pengolah Daging Indonesia), ibu-ibu PKK Dinoyo dan ibu-ibu PKK Griya Shanta. Institut Teknologi Bandung pun, menurut Chanif,  pernah menghubunginya mempertanyakan perihal penemuannya tersebut.
Murah, mudah, cepat, praktis dan akurat. Seperti itulah gambaran kelebihan alat yang berupa larutan ini dibanding alat uji yang lain. Bagi yang berminat menggunakan alat tersebut dapat memperolehnya di rumahnya Jl Venus 21 Malang. Harganya Rp 50.000 untuk digunakan dalam 5-10 kali pengujian.
Cara kerja alat ini pun mudah. Pertama siapkan tabung, kemudian potongan bahan yang akan diuji dimasukkan ke tabung, tambahkan 3-5 tetes larutan asam sulfat pekat dan kocok. Setelah tercampur maka larutan FMR 2-3 ml dan kocok selama 2-3 menit. Jika mengandung formalin maka cairan akan berubah warna menjadi biru.
Alat ini menurut dosen lulusan S1 di Fakultas Peternakan Unibraw juga dapat mendeteksi pewarna sintetis yang digunakan dalam makanan. “Hanya saja hasilnya tidak  terlalu tampak hanya lebih keruh,” tegasnya. [vty]

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID