Prasetya Online

>

Berita UB

Inovasi Bakso Apel Mendapatkan Medali Perunggu pada I-SAIID 2019

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyafib pada 18 April 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 872

Shinta Octaviana Banuarti (Pebasis 2017), Eka Yhunias Fajarista (Pebasis 2017), Ahmad Faatihul (Pebasis 2015), dan Syahrul Hindarto (Antropologi 2017)
Shinta Octaviana Banuarti (Pebasis 2017), Eka Yhunias Fajarista (Pebasis 2017), Ahmad Faatihul (Pebasis 2015), dan Syahrul Hindarto (Antropologi 2017)

Empat mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya memenangkan Medali Perunggu atau Bronze Medal melalui karya mereka berjudul "BAPEL (Bakso Apel) The Innovation of Bakso that Uses Apple to Increase the Consumption of Apple and Bakso which can Decrease the Risk of Cancer".

Karya yang dibuat oleh Shinta Octaviana Banuarti (Pebasis 2017), Eka Yhunias Fajarista (Pebasis 2017), Ahmad Faatihul (Pebasis 2015), dan Syahrul Hindarto (Antropologi 2017) diganjar medali perunggu pada International Student Affairs Invention, Innovation, and Design Competition (I-SAIID) 2019 yang berlangsung di Universiti Teknologi Mara (UiTM), Cawangan Kedah Malaysia

Shinta mengatakan komposisi bakso Apel hampir sama dengan bakso pada umumnya. Yang membuat berbeda dengan bakso lainnya karena diberi tambahan cincangan buah apel sehingga rasanyanya sedikit manis.

Dia menambahkan bakso apel diangkat menjadi salah satu proyek pengerjaan mereka karena Malang merupakan kota dengan komoditas apel terbesar.

"Malang merupakan salah satu kota di jawa timur yang komoditas terbesarnya adalah apel. Bakso sendiri merupakan makanan yang sangat digemari oleh seluruh masyarakat, mulai dari anak kecil hingga orang tua. Kami membuat produk ini karena harga jual apel di malang, ketika sedang panen, cenderung rendah dan jika diolah dalam bentuk keripik atau produk produk yang sudah ada, tentunya orang akan merasa bosan. Oleh karena itu kami membuat produk ini untuk mengangkat harga jual apel itu sendiri. Selain itu kandungan apel yang tinggi akan nutrisi yaitu antioksidan yg dapat mengurangi resiko penyakit kanker dan serangan jantung,"kata Shinta.

Cara penyajian bakso apel yaitu dengan sambel pecel. Makannya pun harus dicocol sambel pecel dulu baru dimakan.

Selain mendapatkan medali perunggu, tim juri mengapresiasi penemuan tersebut sebagai makanan sehat. (PS.PBIng/DT/PSIK FIB/Humas UB)

 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID