Prasetya Online

>

Berita UB

Ingin Majukan SDM, Kepulauan Mentawai Gandeng UB

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh ireneparamita pada 09 Juni 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 677

Bupati Kepulauan Mentawai dan Rektor UB usai penandatanganan MoU
Bupati Kepulauan Mentawai dan Rektor UB usai penandatanganan MoU
Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan wilayah 75 persen berupa lautan mempunyai ombak terbaik kedua di dunia setelah Hawaii. Potensi paling besar untuk pengembangan daerah tersebut adalah dengan meningkatkan sektor pariwisata. Namun proses pengembangan di sektor tersebut belum maksimal karena tidak didukung dengan SDM yang mumpuni. Hal ini dikatakan Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, SE., MM dalam acara Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (MoU) Kabupaten Mentawai dengan Universitas Brawijaya (UB). Acara ini digelar Kamis (8/6/2017), di Ruang Rapat Lantai Tujuh Gedung Rektorat.

Kabupaten Kepulauan Mentawai menggandeng UB untuk menyelenggarakan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Yudas menyampaikan, saat ini 23 persen penduduk belum mengenyam pendidikan atau tidak tamat SD. "Kami ingin penduduk Mentawai dapat mengenyam pendidikan yang lebih baik agar dapat membangun daerah," katanya.

Saat memberi sambutan, Rektor UB Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, MS mengatakan, UB yang memiliki program sarjana, pascasarjana, dan vokasi, serta pendidikan mulai PAUD sampai SMA dapat memberikan bantuan dari segala sisi.

"Kami memberi kesempatan kepada pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai untuk dapat memberikan beasiswa kepada putra-putri daerah agar dapat mengenyam pendidikan di UB, tentunya akan kami prioritaskan untuk diterima di sini," kata dia.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Yudas berharap dengan bersekolah di UB, putra putri Mentawai dapat merasakan interaksi budaya, sehingga dalam beberapa tahun ke depan mereka bisa menjadi pemimpin yang berwawasan nasional.

"Untuk jangka waktu panjang, kami berharap dapat bekerja sama dengan UB dalam hal penataan pemukiman, mumpung daerah kami belum terlalu crowded dan lahan masih luas. Kami juga ingin membangun sekolah internasional dan pelabuhan internasional," pungkas Yudas. [Irene/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID