Prasetya Online

>

Berita UB

Ilmu Komunikasi Aplikatif untuk Dunia Kerja

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFISIP pada 28 Desember 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 744

Alumni Ilmu Komunikasi berbagi pengalaman dunia kerja
Alumni Ilmu Komunikasi berbagi pengalaman dunia kerja
Jumat, 22 Desember 2017, Jurusan Ilmu Komunikasi mendatangkan dua alumninya yang berkontribusi di bidang IT. Mereka adalah Muhammad Aga, S.I.Kom selaku Product Manager Dell EMC  dan Dwi K. Pratiwi, S.I.Kom sebagai Channel Relation Manager di PT. Virtus Technology Indonesia pusat di Jakarta Selatan. Acara diskusi yang ditujukan untuk sharing pengalaman mereka di dunia kerja ini diadakan di Ruang Sidang lantai 7 gedung B FISIP UB dan dihadiri oleh Ketua Jurusan, dosen dan mahasiswa dari Jurusan Ilmu Komunikasi, serta alumni.

PT. Virtus Technology Indonesia merupakan perusahaan distributor IT yang sudah dikenal di Indonesia dan memiliki kurang lebih 30 produk, contohnya adalah Dell EMC dan VMware. Product Manager Dell EMC  memiliki tugas untuk menangani dan membawahi produk-produk seperti server dan storage EMC. Sedangkan Channel Relations Manager bertugas untuk menjalin hubungan dengan client.

Acara tersebut dibuka oleh Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Dr. Antoni. Acara  berlangsung sekitar dua jam, dengan membahas berbagai kegiatan dan pengalaman mereka selama di dunia kerja. Uwi, panggilan akrab untuk Dwi K. Pratiwi mengungkapkan rasa bangganya menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi, karena di dunia kerja sangat bermanfaat. "Kita (Uwi dan Aga) pernah mendapatkan pujian dari manajemen ketika kita presentasi. Katanya presentasi kita bagus dan bisa menjelaskan IT untuk orang awam," tutur Uwi. Terlebih lagi kegiatan Uwi yang lebih banyak menjalin relasi dengan customer, menjaga image, serta sebagai jembatan perusahaan dan customernya. Komunikasi Antar Pribadi (KAP) membantunya menentukan bagaimana berkomunikasi dengan orang dan terbiasa untuk membuat orang nyaman dan terbuka.

Selain itu, Aga juga mengungkapkan bahwa belajar Ilmu Komunikasi sangat membantunya ketika berhubungan dengan orang lain, terutama dari luar negeri yang mengharuskan kita untuk memahami kebudayaan mereka dan dapat menyesuaikan dengan cara mereka berkomunikasi. "Komunikasi itu dasar dari IT. Belajar memahami orang dari bangku perkuliahan sangat bermanfaat untuk berhubungan dengan orang luar," tambah Aga. Pada intinya mereka sangat beruntung menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi, karena banyak yang dipelajari di perkuliahan yang mampu membantu pekerjaan mereka di dunia kerja. Terlebih lagi melalui peminatan keduanya yaitu Manajemen Komunikasi, mereka sangat terbantu untuk urusan penyelenggaraan event dan branding.

Aga dan Uwi berharap mahasiswa sudah mempersiapkan planning dimana mereka akan bekerja jauh sebelum kelulusan. Karena ketika masuk ke dunia kerja skenarionya tidak akan semudah yang dibayangkan sebelumnya. Meskipun mahasiswa Ilmu Komunikasi memiliki skill dasar dalam menjalin hubungan dengan orang lain, tetapi pengalaman bersama dengan organisasi ketika perkuliahan juga akan sangat mendukung. [Charisma/Humas FISIP/Humas UB]

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID