Prasetya Online

>

Berita UB

INSTABLE: Cara Mahasiswa UB Berdayakan SDM Ponpes Raudhatul Madinah Batu

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 18 Mei 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 638

Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Domba
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Domba
Pondok Raudhatul Madinah Batu merupakan salah satu yayasan pondok pesantren yang visi-misinya ingin memberdayakan anak yatim piatu melalui semangat entrepreneur yang ingin dikembangkan di bidang agrokompleks. Sayangnya, pondok tersebut masih dalam tahap perintisan, sehingga santri yang berkecimpung di dalamnya masih dapat dihitung jari. Tidak hanya masalah sumber daya manusia, namun potensi lahan pertanian yang luas (lebih dari 1 hektar) ternyata juga belum dikelola dan termanfaatkan secara maksimal. Hal tersebut diperparah dengan banyaknya lahan tidur dan tanaman mati. Selain itu, budidaya ikan lele juga susah berkembang, pakan domba (kosentrat) di setiap harinya selalu dibeli dengan harga mahal karena didatangkan dari Pacet, Mojokerto.

Kotoran ternak domba juga kurang dimanfaatkan atau diolah menjadi produk yang lebih ekonomis, padahal populasi domba yang diternak mencapai 270 ekor. Selain karena keterbatasan tenaga kerja, dalam menjaga siklus ekosistem pertanian, santri pun juga belum memiliki bekal (wawasan) terkait budidaya pertanian, peternakan, perikanan, dan cara pengolahan limbah organik menjadi produk yang bernilai lebih. Padahal perintis pondok tersebut menginginkan pondok bisa berdikari dan suatu saat bisa menjadi lahan agrowisata yang ramah lingkungan & zero pollution.

Berdasarkan permasalahan tersebut, lima mahasiswa UB yang terdiri dari Nurul Rodiyah Jurusan Antropologi (FIB UB), Edho Okta H (Fapet), M. Andhika Yudha H (Fapet), Ani Puspita Ratih (Fapet), dan Entry Widyawati Kusuma (Fapet) melaksanakan Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-M) di Pondok Pesantren Raudhatul Madinah Batu Desa Mojorejo Kecamatan Junrejo, Kota Batu Jawa Timur.

PKM-M yang berjudul  INSTABLE (Integrated Stock Raising Double Solution): Sistem Pertanian Terpadu Pengolahan Limbah Organik melalui Biodegradable Maggot (Hermetia illucens) sebagai Raising Stock Product untuk Generasi Petani Unggul, diharapkan dapat menjadikan santri Pondok Pesantren Raudhatul Madinah Batu menjadi SDM petani unggul, produktif, dan kreatif dalam mengolah potensi lahan yang ada melalui sistem pertanian terpadu. Sehingga dapat diwujudkan adanya keterkaitan antar sub sektor pertanian, peternakan, dan perikanan untuk mewujudkan sustainability dari pertanian dan bersih tanpa limbah (Zero Waste).

Adapun luaran dari program pengabdian tersebut ialah terbentuknya unit pengolahan limbah terpusat di Pondok Raudhatul Madinah Batu yang melibatkan warga sekitar pondok untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekeliling pondok, maupun pihak internal pondok baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

Agar program tersebut dapat teraplikasikan, maka tim pelaksana melakukan beberapa kegiatan berikut: Pelatihan Budidaya Maggot dari Limbah Organik, Pelatihan Pembuatan Pelet Ikan dari maggot, Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dengan memanfaatkan kotoran domba yang akan difermentasi menggunakan EM4, serta pembuatan Silase sebagai pakan cadangan domba tatkala musim kemarau.

Dalam Pelatihan Penanganan Produk Peternakan, dan Pelatihan Kewirausahaan (manajemen pemasaran dan usaha), tim memonitoring dan mendampingi para santri hingga dapat melakukan promosi hasil kreasinya sendiri. Terakhir, agar program pemberdayaan tersebut tetap berlanjut, TIM PKM akan melalukan monitoring,  mendekat kepada santri, dan mendengar segala keluh-kesah dari santri. [Nurul/Humas UB]

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID