Prasetya Online

>

Berita UB

Humas Harus Punya Teknik Framing Berita

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh oky_dian pada 06 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 511

Komisaris Malang Post Chusnun Djuraid Bersama Kasubag Humas dan Kearsipan Kotok Gurito, S.E.
Komisaris Malang Post Chusnun Djuraid Bersama Kasubag Humas dan Kearsipan Kotok Gurito, S.E.
Seorang humas harus memiliki keahlian dalam teknik framing berita. Teknik ini sangat dibutuhkan untuk membalikkan fakta negatif menjadi positif tanpa melakukan pembohongan publik dengan mengambil dari berita tersebut. Demikian dikatakan Redaktur Senior Radar Malang Abdul Munthalib, S.E. dalam Workhsop Penulisan Berita dan Pengelolahan Media Sosial Bagi Staff Kehumasan di Lingkungan Universitas Brawijaya" yang bertempat di Aston  Inn, Batu, (3/5-4/5/2019).

Komisaris Malang Post Chusnun Djuraid mengatakan di tengah maraknya perkembangan media, prinsip jurnalistik harus tetap dikembangkan.

"Prinsip jurnalistik terdiri dari kebenaran dan akurasi, kemandirian, keadilan,kemanusiaan, dan akuntabilitas tidak boleh dilepaskan dari aktivitas media," katanya.

Selain membahas tentang bagaimana menulis di media massa. Workshop tersebut juga membahas tentang pengelolaan media sosial.

Kepala Subbag Publikasi dan Pemberitaan, Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Kemenristekdikti Doddy Zulkifli Indra Atmaja memberikan beberapa tips dalam membuat konten media sosial agar menarik perhatian netizen. Tips tersebut antaralain mengedepankan orisinalitas, membahas isu yang sedang ramai diperbincangkan, mengisi konten dengan gambar dan video, serta berkolaborasi dengan influencer di kampus.

Selain itu Doddy memberikan tips untuk para PSIK yang menjadi admin sosial media harus sering membaca untuk memperbanyak pengetahuan, selain itu harus profesional, berpikir kreatif, dan komunikatif. 

"Sebagai admin sosial media instansi, pada era digitalisasi ini kita bisa disebut sebagai garda utama, maka dari itu kita harus mematuhi aturan UU ITE dengan cara membendung konten negatif dan beralih ke konten positif" kata Doddy.Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Pengelola  Sistem Informasi dan Kehumasan (PSIK) di lingkungan Universitas Brawijaya bertujuan untuk meningkatkan keahlian jurnalistik dan juga pengelolaan media sosial. [Vida/Humas UB]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID