Prasetya Online

>

Berita UB

Hatrick, UB Kembali Juarai UTU Award 2018

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 13 November 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 470

Mahasiswa UB Bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaa Prof Arief Prajitno(tengah)
Mahasiswa UB Bersama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaa Prof Arief Prajitno(tengah)
Universitas Brawijaya (UB) kembali menuai prestasi di ajang Universitas Teku Umar (UTU) Award 2018. UB berhasil mengirimkan empat tim yang berhasil meraih prestasi dalam kegiatan tersebut, yaitu Juara I Bidang Perencanaan Bisnis (FTP), Juara I Bidang Desain Toko Online (FPIK), Juara III Bidang Produk Inovasi Berbasis Pertanian dan Perikanan (FTP), dan Juara Harapan I FTP Bidang Riset Unggulan Berbasis Kewirausahaan.

Tim dari Kategori Perencanaan Bisnis yang diketuai M. Ubaidillah Al Busthomi, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) ini menginovasikan coklat dengan memanfaatkan lele dumbo sebagai produk campurannya.

"Kami sudah ada produknya dan sudah dicicipi ke beberapa pihak. Namun belum sampai ke konsumen. Belum sampai produksi jual," jelasnya.

Selain unik, tambahnya, keunggulan dalam produk Coklat Lele sendiri memiliki nutrisi yang tinggi dan zero waste. Tim menggunakan semua bagian ikan termasuk duri dan kepalanya sebagai bahan pelengkap guna menimbulkan sensasi crispy dalam coklat tersebut. Menurut tim, lele  lebih ekonomis dan terjangkau habitatnya serta gizinya tinggi.

Lain halnya dengan tim dari Kategori Produk Inovatif Berbasis Pertanian dan Perikanan (PIBPK) yang berhasil mendapatkan perunggu dalam ajang UTU Award 2018. Diketuai oleh Krisna Wijaya selaku mahasiswa dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), ia beserta tim menginovasikan kulit kopi dan kakao menjadi sebuah sereal guna konsumsi bagi penderita diabetes di Indonesia

"Kami membawa produknya dan Alhamdulillah laku saat dipamerkan di ajang UTU Award 2018," Tukas Krisna.

Baik tim Krisna dan Ubaidillah berharap ajang ini dapat menjadi titik awal untuk memasarkan produknya secara luas.

Selain itu, UB juga membawa pulang emas yang disumbangkan oleh tim Desain Toko Online. Sementara itu, tim yang memperoleh memperoleh predikat harapan  satu disumbangkan tim dari kategori Riset Unggulan Berbasis Kewirausahaan dengan judul Agrivive (Agriculture Farming Vegetable Device) Teknologi Pengoptimalisasi Pertumbuhan Tanaman Berbasis Cahaya Monokrom dan Sanic Bloom Untuk Meningkatkan Kualitas Air Destilasi. Sehingga dari ajang UTU Award 2018 ini, UB berhasil memperoleh gelar Juara Umum dengan borongan juara diantaranya: 2 emas, 1 perunggu, dan 1 harapan 1.

Ada lima bidang yang dilombakan pada UTU Award 2018, diantaranya Riset Unggulan Berbasis Kewirausahaan (RUBK), Bidang Produk Inovatif Berbasis Pertanian dan Perikanan (PIBPK), Perencanaan Bisnis (PB), dan Desain Toko Online.

Dari kategori tersebut, UB berhasil membawa pulang satu emas untuk kategori Perencanaan Bisnis, satu emas untuk Desain Toko Online, satu perunggu untuk kategori Bidang Produk Inovatif Berbasis Pertanian dan Perikanan, serta Harapan satu untuk Riset Unggulan Berbasis Kewirausahaan. UTU Award diadakan selama tiga hari (8-10/11) dengan total delapan Universitas dari seluruh Indonesia ikut berkompetisi didalamnya. [Afwega/Humas UB]

 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID