Prasetya Online

>

Berita UB

Halal Lifestyle Harus Diaplikasikan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh dimaspam pada 23 Mei 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 417

Prof. Ainun Na'im, M.B.A., Ph.D saat memberikan ceramah di Masjid Raden Patah UB
Prof. Ainun Na'im, M.B.A., Ph.D saat memberikan ceramah di Masjid Raden Patah UB

Dalam Peringatan Malam Nuzulul Quran, Rabu (22/050/2019) Masjid Raden Patah UB menyelenggarakan Sarasehan bersama Sekjen Kemenristekdikti Prof. Ainun Na’im, M.B.A., Ph.D. dengan tema Al Qur’an dan Implementasi Nilai Ukhuwah dalam Membangun Peradaban Bangsa” yang juga dihadiri oleh Pengurus Takmir Masjid se Malang Raya.

Sebelum Sarasehan, Para Takmir Masjid se Malang Raya sudah mengikuti Pengajian dan Sharing bersama dr. Arif Alamsyah, M.A.R.S yang membahas tentang peran Masjid bagi umat Islam.

Setelah Shalat Tarawih Prof. Ainun memulai sarasehan dengan menjelaskan luar biasanya kejadian turunnya Al Qur’an yang diberikan kepada Rasulullah SAW. Ainun juga menukil dari Buku Tamim Ansary yang berjudul ”A Histroy of The World Through Islamic Eyes” yang membuka mata dunia tentang Islam dalam kontribusinya dalam perkembangan dunia.

“Semenjak saya sekolah SD sampai SMA hampir tidak ada materi dalam pelajaran sejarah tentang histori islam di dunia kecuali perkembangan Islam di nusantara. Ini yang jadi penyebab kenapa Islam kurang dikenali oleh umatnya sendiri. Tokoh semacam Salahuddin Al Ayubi, Muhammad Al Fatih, Harun Ar Rasyid kurang familier di telinga anak kita dibanding superhero zaman sekarang”

Dia juga menjelaskan ada beberapa indeks tingkat kesejahteraan manusia tetapi semuanya masih dominan di masalah dunia. Maka menurut Ainun Halal Lifestyle lah yang menjadi solusi indeks kesejahteraan manusia yang harus diterapkan oleh seluruh umat Islam.

“Halal Lifestyle adalah nilai Islam yang harus dibudayakan di masyarakat Muslim pada khususnya dan seharusnya diterapkan di berbagai bidang misalnya di bidang Finance dan Banking Syariah, Industri Halal Food and Beverages, Halal Tourism, Syariah Fashion bahkan dibidang Seni dan Performing Arts harus berlandaskan Al Qur’an dan Sunnah,” kata Ainun.

Pria asal Kediri itu juga menambahkan data nilai ekonomi dari Halal Lifestyle and Industry di Indonesia tahun 2019 mencapai 2 Triliyun US$ dan di tahun 2021 akan mencapai 3 Triliyun US$.

Di akhir sarasehan Ainun berharap lewat Halal Lifestyle umat Islam bisa menjaga Ukhuwah, menjaga Negara, menjaga saudara seiman maupun yang tidak seiman sehingga peradaban Islam yang di mulai dari masjid ini bisa berkembang dan menjadi rujukan oleh seluruh manusia di dunia.[dimas/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID