Prasetya Online

>

Berita UB

Fakultas Hukum Gelar Konferensi Internasional Perlindungan Migrasi

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh zenefale pada 20 October 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 440

Konferensi Internasional FH bahas tenaga kerja Indonesia
Konferensi Internasional FH bahas tenaga kerja Indonesia
Hingga saat ini permasalahan tenaga kerja Indonesia terus menjadi polemik berkepanjangan. Dengan semakin ketatnya persaingan di era globalisasi dan teknologi modern, tenaga kerja Indonesia mulai dituntut tidak hanya bermodalkan keinginan untuk bekerja, namun juga memiliki profesionalitas dalam berbagai bidang keahlian. Selain itu, permasalahan mulai dari rekruitmen, legalitas, perlindungan hingga kesejahteraan menjadi aspek utama pemerintah maupun pihak akademisi, tidak terkecuali Universitas Brawijaya (UB). Dengan latar belakang tersebut Fakultas Hukum UB menggelar konferensi internasional yang bertajuk "What May Lead Behind the Promotion of People Migration Protection", Rabu (18/10/2017).

Wakil Dekan I FH-UB, Dr Prija Djatmika SH, MS menyampaikan konferensi internasional ini merupakan kesempatan bagi para akademisi untuk bertukar pikiran, melakukan riset hingga menuangkan ide dalam bentuk kebijakan hingga nantinya dapat memberikan solusi yang tepat bagi masyarakat maupun pemerintah. "Eksploitasi maupun pelanggaran hak asasi manusia menjadi permasalahan yang tidak kunjung usai, terutama bagi tenaga kerja perempuan yang berada di luar negeri. Dengan adanya diskusi antara praktisi dengan universitas luar negeri, organisasi buruh internasional maupun dengan kementerian luar negeri, kami mengharapkan dapat memberi konsep payung hukum yang dapat menjadi rekomendasi bagi seluruh lapisan masyarakat terkait. Khususnya mengatasi penyelundupan tenaga kerja dan perdagangan manusia," ujarnya.

Dalam acara tersebut, FH menghadirkan keynote speaker dari beberapa perguruan tinggi luar negeri, diantaranya Dr. Rohani Abdul Rahim (Universiti Kebangsaan Malaysia), Claudia Tazreiter (University of New South Wales Australia), Dr. Achmed Beshtawi (An Najah National University) dan Dr. Maria Teresa (Newcastle University, UK). Hadir pula lembaga terkait, BNP2TKI, ILO Indonesia, Perwakilan Asosiasi Industri hingga Kementerian Tenaga Kerja.

Topik yang diangkat dalam pembahasan dan riset tersebut meliputi migrasi masyarakat, perlindungan tenaga kerja, studi komparasi perlindungan tenaga kerja di luar negeri, pengungsian, pencari suaka hingga penyelundupan dan perdagangan manusia. [indra/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID