Prasetya Online

>

Berita UB

Fapet Ajak Alumni Pulang Kandang

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh dietodita pada 12 Desember 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 978

Para Penerima Reward dalam temu alumni Fapet
Para Penerima Reward dalam temu alumni Fapet
Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) menggelar acara reuni, Minggu (10/12/2017). Acara bertajuk pulang kandang ini dalam rangka menyemarakkan reuni akbar UB. Bertempat di auditorium lantai delapan, kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh angkatan.

Ketua IKA Fapet, Dr. Marjuki mengatakan inti dari pertemuan kali ini ialah menjalin silahturami, komunikasi, dan jaringan diantara keluarga besar Fapet. Pertemuan tersebut juga untuk menunjukkan perkembangan dan kemajuan Fakultas dari tahun ke tahun.

Acara dikemas secara berbeda, dimana puncak acara adalah penganugerahan apresiasi dan penghargaan kepada para mantan Dekan Fapet UB serta alumni berprestasi. Dalam sambutannya Prof. Suyadi selaku Dekan menjelaskan bahwa penghargaan ini layak diberikan kepada pejuang Fapet yang telah mendedikasikan ilmunya guna memajukan bangsa dan peternakan Indonesia.

Selama 56 tahun sejak berdiri, Fapet pernah dipimpin oleh 11 dekan, antara lain Alm.Drh. Ambio (periode 1961-1966), Alm. Drh. Ch. Echsan Al Zahir (periode 1966-1970), Alm. Drh. Pratomo (periode 1970-1976), Alm. Iman Soetrisno (periode 1977-1980 dan 1980-1983), Alm. Dr. Koentjoko (periode 1976-1977 dan 1983-1986), Prof. Widji Widodo (periode 1987-1989), Prof. Soebariroto (periode1995-1998), Bapak Sarwiyono, M.Agr, St (periode1998-2001), Prof . Ifar Subagiyo (periode 2001-2006), Prof. Hartutik (periode 2007-2011), dan Prof. Kusmartono (periode 2011-2015).

Sementara itu penghargaan kepada alumni terbagi ke dalam beberapa kategori, antara lain Social Impact, Community Leader, Research And Innovation, Executive, Entrepreneur, Young Executive Award, dan Bureaucracy.

Penerima penghargaan dalam bidang social impact, yakni Pelopor Pengolah Biogas dan Bio Slurry Ir. Yuli Sugihartati dan Ketua Gerakan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) Ir. Sulistyanto MM. Bidang community leader diraih oleh Imam Bonari, SPt., (pelopor inseminator) dan Ir. M. Insannurrohman

Bidang Research And Innovation diterima oleh Ir. Ricky Hendrik Egam (pendiri PT. Sari Bahari), Dr. Ir. Adi Santoso (staf LIPI yang mengembangkan protein terapeutik EPO generasi II untuk merangsang pembentukan sel darah merah).

Bidang Executive diberikan kepada Ir. Yahya Djanggola (Direktur PT Ciomas Adisatwa), Ir. Eddy Karyadi (Vice President Head of Production, Planning & Services Japfa), Ir. Judi Sugiatno(Direktur Humpuss Group dalam pengembangan kambing domba), dan Ir. Bintoro Tantono (PT Santori Indonesia cabang Probolinggo),

Bidang Entrepreneur diraih oleh Ir. Didik Purwanto (Direktur PT. KASA), Ir. Yusuf Hendrawan (Direktur PT. Aroma Duta Prosessing), Ir. Ustadi (pengusaha madu Kembang Joyo), Ir. Ardi Wisuku As (Pendiri CV Kuda Hitam Perkasa), Ir. Sudibyo Tomo (Bergerak dalam bidang peralatan dan permesinan peternakan yang efisien dan ekonomis).

Bidang Young Executive diberikan kepada Sesotya Raka Pambuka, S.Pt (PT. Sierad Produce, Tbk yang berkecimpung di bidang peternakan guna meningkatkan keamanan pangan di Indonesia), Vita Wahyu Ratih, S.Pt (pendiri rumah labu di Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri),

Serta bidang Bureaucracy yang diberikan kepada Ir. Khoirul Anwar Beliau (Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan), Ir. Maskur, MM (PLT Bupati Ponorogo dan PLT Dinas Peternakan Jawa Timur), dan Ir. Zainuddin Gairah (Sekjen Direktorat Jenderal Peternakan). [dta/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID