Prasetya Online

>

Berita UB

Fakultas Kedokteran Luluskan 111 Dokter Baru

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 26 October 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 830

Ucapan Selamat Kepada Dokter Baru dari Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, SpA(K)
Ucapan Selamat Kepada Dokter Baru dari Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, SpA(K)
Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya menyelenggarakan upacara pengucapan sumpah dokter, Kamis (25/10/2018). Sebanyak 111 dokter baru mengucapkan sumpahnya dihadapan Wakil Dekan FK UB. Ketua Program Studi Profesi Dokter, dr. Cholid Tri Tjahjono, M.Kes., Sp.JP(K) mengatakan dokter baru lulusan Fakultas kedokteran Universitas Brawijaya ini merupakan hasil yudisium 28 Juni 2018 dan 25 September 2018.

Ia menambahkan pengucapan Sumpah Dokter ini merupakan kewajiban bagi dokter baru yang akan menjalani profesinya dan menandai telah selesainya proses pendidikan mulai tahap akademik sampai tahap profesi sehingga secara resmi mereka berhak menyandang gelar dokter. Para dokter baru tersebut masih harus menjalani masa internship di rumah sakit umum kelas B, C, dan Puskesmas selama satu tahun.

"Dengan demikian, sampai saat ini FK UB telah meluluskan sebanyak 5.761 dokter. Para dokter alumni FKUB tersebut tersebar di seluruh pelosok Tanah Air dan di luar negeri", ujarnya

Dalam pidato sambutan Dekan FKUB, Dr. dr. Sri Andarini, M.Kes yang dibacakan Wakil Dekan I Bidang Akademik Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, SpA(K) mengatakan agar para lulusan dokter baru selalu menjaga hubungan dengan almamater. Karena komunikasi antara alumni dan almamater sangat penting bagi pengembangan ilmu baik bagi para dokter maupun pengembangan pendidikan kedokteran di FKUB sendiri.

"Pesan saya sebagai dokter lulusan FKUB jadilah dokter yang amanah, berbudi luhur, mengedepankan kepentingan pasien diatas kepentingan pribadi, santun dalam bertutur kata, kompeten, profesional, dan tangguh dalam menghadapi tantangan yang semakin berat di era globalisasi," katanya kepada lulusan dokter baru.

Senada dengan Dekan FKUB, Direktur RSUD Dr. Saiful Anwar Malang berpesan agar para dokter selalu meletakkan profesionalisme di atas kepentingan pribadi.

"Agar seorang dokter tidak hanya memiliki pengetahuan dan keterampilan melainkan memiliki karakter peduli, bertanggung jawab sesuai dengan kode etik kedokteran," ujarnya

Lulusan dokter baru juga harus terus mengasah kompetensi yang dimiliki dan dihimbau untuk tidak merasa cukup dengan pengetahuan yang saat ini dimiliki, tapi harus terus belajar, membiasakan untuk bekerja secara kolaboratif dengan seluruh tenaga kesehatan.

Lebih lanjut ia menambahkan Kemenristekdikti bersama dengan Kemenkes telah menetapkan tiga literasi baru di pendidikan kedokteran. Hal tersebut dilakukan untuk menjawab tantangan di era revolusi 4.0, yang membutuhkan kehadiran dokter untuk memenuhi kebutuhan nasional dan global. Tiga literasi tersebut antara lain data, teknologi, dan kemanusiaan. Hal ini diharapkan agar Indonesia dapat menghasilkan dokter yang mampu berdaptasi dalam kebutuhan global dan nasional.

"Sesuai tiga literasi baru tersebut, dimana salah satunya adalah kemanusiaan, maka penting untuk Saudara selalu ingat bahwa dalam melayani masyarakat, senantiasalah untuk bersikap empati dan tingkatkan rasa kemanusiaan. Seorang dokter tidak dapat memandang pasien hanya dari aspek fisik semata, melainkan juga mental, emosional, dan kondisi ekonominya, sehingga dapat mengambil keputusan terkait pengobatan apa yang tepat untuk diberikan" tutupnya. [Dinda/Humas UB]

 

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID