Prasetya Online

>

Berita UB

FTUB Gelar Sosialisasi SIBIMA Konstruksi

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaFT pada 18 Mei 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 244

Dekan FT UB (4 dari kiri) Bersama Peserta SIBIMA
Dekan FT UB (4 dari kiri) Bersama Peserta SIBIMA
Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) bertekat untuk membina calon-calon tenaga ahli terutama di bidang keteknikan untuk melahirkan insinyur yang kompeten di bidangnya. Dengan ditandatanganinya MoU dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada (19/2/2018) lalu, FTUB memiliki program pelatihan jarak jauh melalui Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bidang Konstruksi (SIBIMA Konstruksi). Memfasilitasi program ini, FTUB  mengadakan sosialisasi dan pendampingan pelatihan jarak jauh SIBIMA Konstruksi ini Rabu, (9/5/2018) di Auditorium Prof. Ir. Suryono Lt. 2 FTUB.

Ratusan mahasiswa Teknik Sipil, Teknik Pengairan, dan Teknik Arsitek diundang untuk mengenal lebih jauh mengenai sistem ini. SIBIMA Konstruksi ini menyediakan pelatihan jarak jauh, penyediaan spesifikasi teknis, dan peraturan bidang PUPR, maupun layanan knowledge management aplikasi teknologi konstruksi.

“Tujuan utama dari sistem ini adalah, penyediaan akses sebesar-besarnya bagi masyarakat di seluruh pelosok nusantara dalam hal pembelajaran bidang jasa konstruksi secara cuma-cuma,” kata Reza Munawir, ST, MT, MMG selaku Kasi Perencanaan dan Kerjasama Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Kementrian PUPR dalam laporannya pagi itu.

Dijelaskan pula bahwa Pelatihan Jarak Jauh atau distance learning ini merupakan program pelatihan yang dapat diikuti oleh peserta didik dimanapun dan kapanpun melalui jaringan internet. Hal ini memudahkan para mahasiswa untuk mendapatkan sertifikasi pelatihan sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja sebenarnya. Dalam pertemuan pagi hingga siang itu dijelaskan bahwa dengan mengikuti program pelatihan jarak jauh ini peserta dapat mengikuti ujian hingga mendapatkan sertifikat pelatihan, dan dicantumkan di surat pendamping ijazah.

Pentingnya sertifikasi dalam dunia kerja juga diungkapkan oleh Kepala BPTK yang diwakili Kasubdit Pemberdayaan Wilayah 2 Direktorat Kerjasama dan Pemberdayaan dalam sambutannya.

“Dengan pembelajaran distance learning ini dapat mempercepat adik-adik yang ingin bekerja di bidang konstruksi, karena bekerja di bidang konstruksi wajib memiliki sertifikasi kompetensi,” ujar Agus Muryanto, Dipl.ATP

Hal serupa juga diungkapkan oleh Dekan FTUB Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT., saat membuka acara.

“Selamat mengikuti pelatihan dan semoga memotivasi untuk segera melaksanakan uji kompetensi, karena di Era Reformasi Industri ini sertifikasi kompetensi sangat dibutuhkan sebagai bekal memasuki dunia kerja industri, karena mempunyai nilai lebih, memiliki sertifikat tambahan selain ijazah,” katanya sebelum membuka acara.[FT/Humas UB]

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID