Prasetya Online

>

Berita UB

FTP Tuan Rumah FGD Konsorsium Bioteknologi Indonesia

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaftp pada 22 September 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 721

Peserta Konsorsium Bioteknologi Indonesia (KBI) Bersama Dekan FTP Dr. Sudarminto
Peserta Konsorsium Bioteknologi Indonesia (KBI) Bersama Dekan FTP Dr. Sudarminto
Konsorsium Bioteknologi Indonesia (KBI) menyelenggarakan FGD (Focused Group Discussion) dengan tema 'Penguatan Implementasi Bioteknologi Pertanian dalam Mendukung Kemandirian Pangan', Senin (17/9/2018).

"Acara FGD ini merupakan bagian dari rangkaian acara International Conference Green Agroindustry and Bioeconomy (ICGAB) 2018 yang diselenggarakan oleh FTP UB bekerja sama dengan Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia atau PERMI," kata Agustin Krisna Wardani, PhD., Wakil Dekan I FTP sekaligus penanggung jawab penyelenggara FGD.

Penyelenggaraan FGD ini bertujuan untuk bertukar informasi terkait perkembangan bioteknologi di Indonesia dan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat Indonesia akan pentingnya peran bioteknologi dalam mendukung ketersediaan pangan. Mengingat penduduk Indonesia dan dunia semakin meningkat signifikan namun terbatasnya ketersediaan lahan. Sehingga, bioteknologi dapat diandalkan sebagai alternatif untuk memecahkan masalah tersebut.

Masyarakat belum banyak memahami bioteknologi dan masih memandangnya sebagai teknologi yang sulit untuk diimplementasikan.

Melalui forum ini KBI ingin menyampaikan bahwa bioteknologi bukanlah teknologi yang harus dihindari justru harus dirangkul untuk dapat memberikan kontribusi terutama dalam memecahkan masalah pangan. Contohnya, aplikasi CRISPR/CAS9 genome editing adalah salah satu teknik dalam bioteknologi yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman pangan dengan beberapa kelebihan antara lain lebih singkat, lebih hemat dan lebih presisi hasilnya dalam menghasilkan tanaman baru dibanding pembuatan tanaman rekayasa genetik (GMO).

KBI merupakan organisasi yang beranggotakan para pelaku dan pemerhati bioteknologi dari berbagai universitas, instansi pemerintah dan swasta, industri ataupun lembaga penelitian. KBI rutin melaksanakan FGD dengan mengangkat isu yang berbeda. Dalam kegiatan tersebut, beberapa narasumber yang hadir antara lain Prof. Bambang Purwantoro (IPB), Prof. Bambang Sugiharto (UNEJ), Dr. Ir. Tri Joko (Balai Penelitian dan Pengembangan Perkebunan) dan Dr. Ir. H.E. Herman Khaerun (anggota DPR RI).

Acara dibuka oleh Dekan FTP Dr. Sudarminto Setyo Yuwono sebagai tuan rumah serta Dr. Siswa Setyahadi sebagai Ketua KBI.   Siswa Setyahadi menjelaskan bahwa turut hadirnya anggota DPR RI pada forum ini diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan bioteknologi Indonesia melalui pembuatan kebijakan-kebijakan terkait PRG (Produk Rekayasa Genetik).  

"Harapan kami, Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang luar biasa dapat ikut berlari kencang dalam mengembangkan dan memanfaatkan bioteknologi untuk kesejahteraan bangsa," tutur Agustin. [AKW/Humas UB].

 

 

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID