Prasetya Online

>

Berita UB

FMIPA BIOLOGI UB Menjadi Penasihat 7 PTN Di Indonesia

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh humas3 pada 02 Juli 2012 | Komentar : 0 | Dilihat : 4702

Peserta dan Pelatih
Peserta dan Pelatih

FMIPA Biology UB dipercaya menjadi penasihat atau counselor tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia di bidang biodiversity.

Tujuh universitas tersebut yaitu Universitas Andalas, Intitut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Jember, Universitas Sam Ratulangi, UIN Malang dan Universitas Mulawarman.

"Universitas Brawijaya dipercaya sebagai penasihat atau counselor dari universitas di Jerman dalam bidang Biology Biodiversity,"demikian dikatakan Asc.Prof Biology Moleculer and Engineering Director FMIPA Biology, Fatchiyah.,M.Med.,Ph.D dalam pembukaan "Training of Trainer and Student Course of Module II On DNA Barcoding",di Gedung FMIPA Biology lantai 2, Senin(2/7).

Lebih lanjut dikatakan oleh Fatchiyah bahwa kerjasama UB dengan Universitas di Jerman tersebut dalam rangka mengembangkan hubungan kerjasama antara Indonesia dan Jerman yang melibatkan pelatihan, pengajaran, dan peneltian.

"Kolaborasi kerjasama antara UB dan Universitas di Jerman akan berlangsung selama tiga tahun dan didanai oleh Deutscher Akademischer Austausch Dienst (DAAD) Jerman,"katanya.

Fatchiyah mengatakan implementasi dari kegiatan tersebut yaitu penyetaraan kurikulum biodiversity antara jerman dan Indonesia. Dalam penyetaraan kurikulum tersebut, ada beberapa kurikulum yang akan ditransfer secara bertahap di Universitas Brawijaya.

"Kurikulum yang akan ditransfer ke kita meliputi biomolekuler, DNA Barcoding, Botani, Sistematika Molekuler, dan Biokimia. Untuk Biomolekuler, saat ini sudah diterapkan pada matakuliah kita, sedangkan yang lain akan diterapkan secara bertahap,"katanya.

Dengan adanya penyetaraan tersebut mahasiswa jurusan Biology UB jika ingin kuliah di Jerman tidak perlu mengambil semua mata kuliah yang diterapkan karena sebagian dari mata kuliah tersebut sudah ditempuh di Indonesia.

"Sehingga dengan adanya transfer tersebut, akan terbentuk sebuah kurikulum yang setara dengan program MSc Jerman yang memungkinakan mahasiswa Indonesia terintegrasi ke dalam program PhD di Jerman secara cepat,"katanya.

Kegiatan training of training yang berlangsung selama kurang lebih satu minggu tersebut akan dilakukan di lapangan dan laboratorium.

"Aktivitas di lapangan meliputi kegiatan bar coding dengan mengambil sampel di lapangan mulai dari pegunungan hingga perkotaan. Kemudian hasilnya akan dianalisis di laboratorium. Yang akan dianalisis adalah kekerabatan tumbuhan dan hewan terutama serangga,"katanya.

Dekan FMIPA Prof. Dr. Marjono, M.Phil yang membuka acara tersebut mengatakan bahwa dari kegiatan Biodiversity yang telah dilakukan nantinya diharapkan bisa memastikan kondisi tanaman atau hewan serta mengidentifikasinya berdasarkan DNA yang dimiliki.

Sementara itu, staff ilmiah dari Zoologische Staatssammlung Munchen Jerman, Dr. Stefan Schmidt menambahkan bahwa kegiatan yang difokuskan pada biodiversity tersebut antara lain bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang pelatihan dan membangun penelitian di bidang biodiversity.

"Selama dua minggu di Indonesia saya akan melakukan kegiatan training of trainer serta trainer of students,"katanya.

Selaian staff ilmiah dari Zoologische Staatssammlung Munchen Jerman, Dr. Stefan Schmidt juga ada Olga Schmidt dan Emmanuel mahasiswa Munich University of German yang akan menjadi pelatih pada dosen biology 8 PTN di Indonesia. Dosen-dosen tersebut nantinya akan menyebarkan pengetahuan yang didapat kepada mahasiswa mereka.  [Oky]

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID