Prasetya Online

>

Berita UB

FKH UB Sebar tim Pemeriksa Hewan Kurban di 3 Kota

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh dimaspam pada 21 Agustus 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 508

Warek IV UB Dr. Ir. Sasmito Djati, MS dan Dekan FKH UB Prof. Dr. Drh. Aulani’an, DES bersama tim pemeriksa kesehatan hewan kurban sebelum berangkat ke lokasi pemotongan
Warek IV UB Dr. Ir. Sasmito Djati, MS dan Dekan FKH UB Prof. Dr. Drh. Aulani’an, DES bersama tim pemeriksa kesehatan hewan kurban sebelum berangkat ke lokasi pemotongan
Demi menjaga kualitas kesehatan hewan kurban 1439 H, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UB melepas petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban yang terdiri dari 644 mahasiswa FKH angkatan 2014-2016 dan 30 dosen FKH. Tim yang berjumlah 704 orang itu diterjunkan ke lokasi pemotongan hewan kurban di tiga kota yakni kota Malang, Kota Batu dan Kota Mojokerto. Pelepasan tim pemeriksa hewan kuban dilaksanakan Selasa (21/08/2018) di UB Kampus II Dieng.

Tim yang diterjunkan paling banyak di kota Malang sejumlah 447 orang dengan alokasi 58 sampai 80 orang per Kecamatan, kota Batu mendapat jatah 165 orang pemeriksa, sedangkan kota Mojokerto 37 orang.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dimulai sehari menjelang hari raya Idul Adha yang meliputi pemeriksaan antemortem. Sedangkan pemeriksaan postmortem dilaksanakan saat hewan setelah disembelih. Untuk membekali petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban, Panitia telah membekali dan memberikan pelatihan yang diberikan oleh tim Dosen FKH UB.

Pemberian pembekalan bertujuan agar petugas bisa memastikan bahwa hewan yang disembelih adalah hewan sehat dan sesuai dengan syariat Islam, serta mencegah penularan penyakit zoonosis pada masyarakat sekitar.

Drh. Mira Fatmawati, Msi selaku panitia pemeriksaan hewan kuban menjelaskan pentingnya pemeriksaan hewan sebelum dan sesudah disembelih karena beberapa tahun sebelumnya lokasi pomotongan hewan kurban yang didatangi tim dari FKH untuk diperiksa sering mengabaikan saran dan anjuran dari tim FKH UB.

“Tim FKH UB tidak hanya memeriksa kesehatan hewan kurban sebelum dan sesudah dipotong tetapi kami juga memperhatikan kesejahteraan hewan saat perobohan yang menjadi kampanye bagi dokter hewan dalam rangka memperoleh daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH), “ tambah drh. Mira.

Upacara pelepasan tim pemeriksa hewan kurban ditandai dengan penyematan Jas dan tanda pengenal oleh Wakil Rektor IV UB Dr. Ir. Sasmito Djati, MS kepada perwakilan mahasiswa dokter hewan. Beliau berpesan kepada seluruh petugas berniat dengan sungguh sungguh dengan menggap pemeriksaan hewan murni karena ibadah.

“ Kita tahu masyarakat sangat bersemangat dalam berkurban tetapi tidak mengetahui apakah hewan tersebut layak untuk disembeih. Inilah peran para mahasiswa FKH dan dokter hewan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarkat kesehatan hewan yang akan dikurbankan sehingga daging yang dikonsumsi halalan thoyiban. Jadi tidak hanya halal dagingnya tetapi thoyib juga kesehatan dan kebersihan daging hewan kurban tersebut,” kata Dr. Sasmito Djati. [dimas]Warek IV UB Dr. Ir. Sasmito Djati, MS menyematkan jas kepada perwakilan petugas pemeriksa hewan kurban UB
Warek IV UB Dr. Ir. Sasmito Djati, MS menyematkan jas kepada perwakilan petugas pemeriksa hewan kurban UB

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID