Prasetya Online

>

Berita UB

FK UB Lantik 18 Dokter Spesialis Baru

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh vicky.nurw pada 31 Januari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 1324

18 Dokter Spesialis Baru
18 Dokter Spesialis Baru
Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) kembali melantik dokter spesialis baru sebanyak 18 orang pada periode Januari 2018. Acara yang berlangsung di Auditorium Gedung Pusat Pendidikan, FK UB ini dihadiri oleh Dekan, Dr. dr. Sri Andarini, M. Kes. beserta jajarannya, perwakilan RSUD dr. Saiful Anwar, Direktur RS Jejaring Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Malang; Ketua Jurusan Spesialis dan Subspesialis; serta Ketua Alumni FK UB, pada Jumat (29/1/2018).

Pendidikan dokter spesialis berhubungan erat dengan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, pendidikan yang berkualitas akan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat, begitu pula sebaliknya. Hal ini ditekankan oleh Dr. dr. Arsana Wiyasa, IW, SpOG-K, Ketua Jurusan PDS & SSP, FK UB - RSU dr. Saiful Anwar "Pelayanan kualitas tidak hanya ditentukan oleh keilmuan dan teknologi kesehatan, namun yang lebih penting adalah perilaku terpuji saat melayani pasien," Jelas dr. Arsana

Sejalan dengan dr. Arsana, melalui dr. Mochammad Bachtiar Budianto, Sp.B(K)Onk, Wakil Direktur Bidang Pendidikan dan Pengembangan Profesi RSUD dr. Saiful Anwar mengatakan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat di bidang kedokteran harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Melalui Peraturan Presiden No. 4 Tahun 2017, dalam rangka peningkatan akses dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terhadap kesehatan spesialistik, pemerintah memandang perlu dilakukan upaya pemerataan dokter spesialis di seluruh Indonesia. Dengan melalui Wajib Kerja Dokter Spesialis (WKDS) sebagai bentuk pengabdian kepada negara guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

"WKDS ini sifatnya wajib dilaksanakan bagi dokter spesialis yang lulus setelah tanggal 12 Januari 2017," Tukas Dr. dr. Sri Andarini saat memberi sambutan.  Pemerintah, tambah Dekan, telah melakukan pembagian penempatan WKDS untuk semua Fakultas Kedokteran yang mempunyai PPDS, lulusan FKUB mendapatkan lokasi di Jawa Timur, NTT, dan Papua. "Kami berharap kemampuan akademik dimiliki terus  oleh para dokter spesialis dan dikembangkan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," tutup Dekan.

Berikut daftar nama lulusan Program Pendidikan Dokter Spesialis, antara lain dr. Jemmy Kurniawan, SpTHT-KL; dr. David Rubiyakhto, SpJP; dr. Yoseph Budi Utomo, SpJP; dr. Fifin Pradina Duhitatrissari, SpTHT-KL; dr. Diyan Herdiyani, Sp.OG; dr. Muhammad Kriestian, SpPD; dr. Lenny Kartika Sari, SpJP; dr Ibnu Firdiansyah Zayyad, SpAn; dr Muchamad Abusari, SpJP; dr Muhammad Welly Dafif, SpS; dr. Denny Sanjaya, SpOG; dr. Novitas Titis Harbiyanti,SpS; dr. Choirul Anam, SpA; dr. Harinda Khanifa Khusna, SpA; dr. Haykal Affandi, SpA; dr.Vivin Detriana, SpA; dr Anung Sri Handayani, SpP; dr. Eko Prasetyo Novianto,SpP. [Afwega/vicky] 

 

 

 

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID