Prasetya Online

>

Berita UB

FK UB Dorong Akselerasi Pencapaian Prototype dan HKI

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh oky_dian pada 25 Juni 2019 | Komentar : 0 | Dilihat : 252

Workshop Penulisan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Akselerasi Pencapaian Prototype dan HKI
Workshop Penulisan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Akselerasi Pencapaian Prototype dan HKI
Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) menyelenggarakan "Workshop Penulisan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk Akselerasi Pencapaian Prototype dan HKI", selama dua hari (19/6-20/06/19) di Ruang Auditorium GPP lantai 6 FK UB.

Ketua Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokeran Universitas Brawijaya  (BPPM FKUB) Dr.dr. Nadia Artha Dewi, Sp. M(K) menyampaikan bahwa workshop kali ini dilatar belakangi karena banyaknya prototype yang telah dibuat oleh FKUB, tetapi masih minim kepemilikan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). 

"Harapan kami, workshop kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Selamat menjalankan workshop dan semoga lancar," katanya.

Sementara Dekan FK UB Dr.dr.Wisnu Barlianto,M.Si.Med,Sp.A(K)mengatakan bahwa tema yang diambil pada workshop kali ini sangat penting,selain publikasi ilmiah, salah satu poin penting penilaian dari akreditasi mendatang  adalah hasil prototype dan HKI. 

"Selain itu potensi pengajuan proposal pengabdian masyarakat ini sangat besar baik pada jenjang S1,S2, maupun S3. Sehingga  harapannya setelah diadakan workshop ini, dapat mendorong banyaknya pengajuan proposal penelitian maupun pengabdian masyarakat melalui beberapa topik yang disampaikan oleh pemateri yang berpengalaman pada bidangnya,"pungkasnya.

Materi pertama yang dimoderatori oleh Prof.Dr.dr. Loeki Enggar Fitri,M.Kes,Sp.Par.K membahas mengenai regulasi Dikti terkait penerimaan proposal penelitian dan pengabdian masyarakat bagi dosen.

Ketua LPPM ITB Prof.Dr.Eng.Khairurrijal,M.Si memberikan beberapa tips agar proposal penelitian dan pengabdian masyarakat dapat diterima oleh Dikti, antaralain harus mencermati dan mentaati pedoman dari Dikti, konfirmasi dengan anggota terkait pengisian data pada website simlitabmas, serta tips agar para peneliti pemula dalam pengajuan proposal dan menjalankan program alangkah bekerjasama dengan peneliti yang lebih berpengalaman.

Disisi lain dosen serta peneliti dari FMIPA UB Prof. Widodo, S.Si.,M.Si.,Ph.D.Med.Sc menjelaskan mengenai prototype yang merupakan visualisasi hasil imajinasi peneliti. 

"Prototype merupakan hal yang penting bagi pengembangan sebuah produk, sebab dari prototype tersebut dapat memperbaiki produk yang dihasilkan. Pasalnya saat ini perguruan tinggi tidak hanya dituntut untuk mengembangkan penelitian saja, tetapi juga dituntut untuk melakukan hilirisasi produk hingga komersialisasi produk yang dihasilkan, dan kedepan hal tersebut merupakan tujuan dari perguruan tinggi," kata Widodo. 

Ia juga memberikan saran untuk mempermudah komersialisasi produk penelitian, yakni dengan cara bekerjasama dengan perusahaan. Workshop dilanjutkan dengan topik HKI sebagai luaran penelitian dan pengabdian masyarakat yang dibawakan oleh Dicky Mahardika Taryono,S.Si.M.Biomed selaku senior research PT.Bio Farma. Serta sesi 2 dengan topik tips dan trik mendapatkan hibah penelitian dengan pemateri Akhmad Sabarudin,S,Si., M.Sc., Dr.Sc selaku dosen serta peneliti dari FMIPA UB serta kiat-kiat mendapatkan hibah pengabdian masyarakat dengan pemateri Dr.Ir. Atiek Iriany, MS dari LPPM UB.

Diakhir acara pada hari kedua, diisi dengan presentasi proposal dengan fasilitator yang terdiri atas fasilitator penelitian Akhmad Sabarudin,S,Si., M.Sc., Dr.Sc Sc, Prof.Dr.dr. Loeki Enggar Fitri,M.Kes,Sp.Par.K, Dr.drg. Nur Permatasari M.Kes, dan  Prof.Dr.dr Kusworini M.Kes., Sp.PK dan fasilitator pengabdian masyarakat Prof Dr.dr. Djanggan Sargowo, SpPD,SpJP, Dr. Lilik Zuhriyah, SKM.,M.Kes dan dr.Ariani,M.Kes., Sp.A (K). (Vida/Humas UB)

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID