Prasetya Online

>

Berita UB

FISHDIC Akan Gelar Ekspedisi Carcharias I

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 04 October 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 810

Tim FISHDIC Bersiap Menggelar Ekspedisi Carchias I
Tim FISHDIC Bersiap Menggelar Ekspedisi Carchias I
Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) yang tergabung dalam Fishery Diving Club (FISHDIC) akan menggelar Ekspedisi Carcharias I selama tujuh hari (25/10-2/11/2018).

Ekspedisi I kali ini ditujukan ke Perairan Pulau Moyo Nusa Tenggara Barat (NTB). Perairan Pulau Moyo sengaja dipilih karena dianggap masih kurang pendataan ekosistemnya dan belum tereksplorasi sektor pariwisata di daerah tersebut.

Perwakilan tim Salsabila Elfany berharap ekspedisi yang dia lakukan bersama timnya tidak hanya mengeskplore Pulau Moyo namun juga pulau-pulau terpencil di Indonesia.https://prasetya.ub.ac.id/cmsub/javascript/tiny_mce/plugins/pagebreak/img/trans.gif
https://prasetya.ub.ac.id/cmsub/javascript/tiny_mce/plugins/pagebreak/img/trans.gif

"Sesuai dengan namanya Carcharias diambil dari nama spesies hiu putih yang mampu hidup lama, berenang jauh dan kuat. Kami juga berharap ekspedisi ini bisa berlangsung secara berkelanjutan dan menjelajah pulau-pulau terpencil yang selama ini tidak banyak orang ketahui," katanya.

Ada tiga bidang yang akan diangkat dalam kegiatan Ekspedisi Carcharias tersebut, yaitu pertama bidang penelitian, kedua bidang pemeliharaan lingkungan, ketiga bidang pendidikan, keempat pengembangan potensi wisata, dan kelima membuat proyek after movie.

"Dalam bidang penelitian kita akan melakukan monitoring kesehatan dan persebaran ekosistem terumbu karang. Pada bidang pemeliharaan lingkungan kami melakukan dive clean action dan beach clean up di desa Aibari Sumbawa Besar, "kata anggota FISHDIC lain Aura Rinjani.

Sedangkan pada bidang pendidikan, tim FISHDIC akan membuat sekolah edukasi pesisir dengan target siswa SD Aibari.

Terkait pengembangan potensi wisata tim FISHDIC akan memasang papan informasi wisata di pelabuhan Pulau Moyo Desa Labuan aji.

"Kami ingin mengangkat nama desa Aibara sebagai tempat wisata perairan," kata Aura Rinjani.

Untuk pembuatan after movie, di hari sumpah pemuda tanggal 28 Oktober nanti, FISHDIC akan melakukan upacara di bawah laut selama kurang lebih 15 menit.

"Nah untuk kegiatan yang terakhir ini kami juga mengundang beberapa teman media untuk ikut mempublikasikan upacara. Sehingga secara tidak langsung kami juga memperkenalkan nama Taman Wisata Alam Laut Pulau Moyo NTB ke masyarakat luas," katanya.

Tidak hanya itu, kegiatan kami kali ini juga akan dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah populer yang akan di unggah di jurnal nasional. [Oky Dian/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID