Prasetya Online

>

Berita UB

FIB UB Galakkan Membaca di Desa Ngabab

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyafib pada 08 Agustus 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 1125

6989_20180808093250
6989_20180808093250

Program Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh tim dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya (UB) salah satunya berada di Desa Ngabab, Pujon Kidul, Kabupaten Malang. Pengabdian Masyarakat tersebut mendirikan Taman Baca untuk menunjang Hari Baca Nasional. Taman Baca tersebut bertujuan pula membekali masyarakat tentang pengetahuan dari sumber-sumber bacaan.

Ada dua program dalam Taman Baca tersebut yaitu pemberdayaan dan pengelolaan. Tim dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pemberdayaan yang mendirikan Taman Baca, menyediakan buku-buku, dan sumber daya yang dibutuhkan. Sedangkan kelompok manajemen bertugas mengelola Taman Baca tersebut setelah didirikan. Pengelolaan Taman Baca tersebut bekerja sama dengan sekolah yang telah bersinergi dengan program tersebut. Taman Baca tersebut digunakan secara bergiliran oleh TK yang ada di desa Ngabab setiap harinya dan diawasi oleh guru-guru serta dibantu para mahasiswa yang sedang melakukan KKN. Mahasiswa KKN juga menjadi fasilitator untuk membantu kelancaran kegiatan membaca tersebut.

Pihak-pihak yang terlibat dalam program pengabdian masyarakat pembangunan Taman Baca tersebut adalah pihak desa, para guru, siswa-siswa sekolah TK, serta aparat desa sebagai fasilitator yang membantu meramaikan dan mempromosikan Taman Baca untuk digunakan oleh masyarakat dan para siswa TK yang ada di Desa Ngabab. Sebenarnya, Taman Baca tidak hanya ditujukan untuk siswa-siswa dari TK karena buku-buku yang disediakan di Taman Baca berguna pula bagi siswa tingkat TK dan SD, walaupun materi Taman Baca tingkat SD masih dalam proses pengembangan lebih lanjut. Selain itu, Taman Baca kedepannya akan digunakan sebagai laboratorium oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Indonesia (Diksasindo).

4538_20180808093254
4538_20180808093254

Salah satu rangkaian Pengabdian Masyarakat ini adalah observasi lapangan. Dari kegiatan tersebut, tersirat kebutuhan desa untuk menunjang program nasional yaitu Hari Baca Nasional yang dilaksanakan pada (5/5/2018). Oleh karena itu, pihak desa dan FIB UB sepakat untuk mendirikan Taman Baca.

Program Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh tim FIB UB ini bukan tanpa kendala. Kendala yang dihadapi antara lain adalah soal tempat. Program Taman Baca tersebut didirikan di sebuah ruko yang merupakan inventaris desa yang kondisinya belum layak 100% untuk dipakai dan dijadikan Taman Baca, sehingga para mahasiswa KKN terlebih dahulu merenovasi bagian ruko tersebut. Akan tetapi, telah ditemukan solusi kedepannya. Karena salah satu tujuan dari Prodi Diksasindo adalah menjadikan tempat tersebut sebagai Laboratorium, maka Kepala Desa Ngabab akan memindahkan tempat tersebut di sekitar Balai Desa dan akan dilengkapi dengan fasilitas-fasillitas penunjang seperti WiFi, dan fasilitas lain yang memadai.

Terkait pengadaan buku sebagai fasilitas dalam Taman Baca, UB bekerjasama dengan berbagai pihak untuk membantu melengkapi kekurangan yang ada dalam Taman Baca tersebut.

 

1115_20180808093258
1115_20180808093258

Dalam peresmiannya, Taman Baca ini dihadiri oleh kurang lebih 300 orang dari civitas akademika, guru-guru TK, dan para siswa TK.  Dalam acara tersebut diadakan lomba, permainan, kegiatan dari mahasiswa dan dibuka tempat baca berupa Mobil Pintar UB yang menyediakan buku-buku yang dapat dibaca oleh para siswa dan masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

Pelaksanaan program tersebut berjalan hingga sekarang serta dilanjutkan dengan program KKN Mahasiswa Universitas Brawijaya 2018.  "Harapan kami kedepan yaitu, Taman Baca ini terus dikembangkan, terus dikelola sehingga Taman Baca ini bermanfaat bagi masyarakat luas. Kontennya ditambah karena disana masyarakat rata-rata bekerja di bidang pertanian mungkin akan disediakan buku-buku pertanian bagi masyarakat. Bagi anak-anak muda dengan adanya WiFi mereka bisa mendapatkan bacaan-bacaan yang sesuai  dengan usia mereka. Dan kedepannya, semoga Taman Baca ini dapat menjadi pusat informasi bagi masyarakat setempat," kata Dr. Eti Setiawati, M.Pd. (YB/DT/MSH/PSIK FIB/Humas UB)

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID