Prasetya Online

>

Berita UB

FIB Sabet Gelar Radio Drama Champion di Asian English Olympic 2018

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyafib pada 14 Februari 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 507

7281_20180214091212
7281_20180214091212
Final kompetisi Asian English Olympic (AEO) diselenggarakan pada tanggal 12 Februari 2018. Dalam perlombaan tersebut, delegasi Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB UB) berhasil membawa pulang gelar Champion dalam cabang lomba Radio Drama. Ini merupakan peningkatan prestasi mengingat tim Radio Drama dari FIB untuk AEO 2017 berhasil meraih Juara 2.

AEO sendiri merupakan kompetisi Bahasa Inggris tahunan berskala Asia yang dikoordinir oleh BNEC (BINUS English Club) yang dilaksanakan di Universitas Bina Nusantara (BINUS).  Peserta lomba AEO berasal dari berbagai negara di Asia seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Hong Kong, Makao, India, Bangladesh, Laos, Kamboja, dan  Korea Selatan. AEO memiliki delapan cabang perlombaan yaitu Debate, Speech, Storytelling, Newscasting, Spelling Bee, Scrabble, Short Story Writing, dan Radio Drama. Dari delapan cabang lomba tersebut, FIB mengirimkan beberapa delegasi untuk tiga cabang lomba yaitu Storytelling, Radio Drama, dan Newscast.

Dalam perlombaan yang dilaksanakan di BINUS ini, FIB - UB mengirimkan Gigih Widy M sebagai delegasi perlombaan Storytelling dan berhasil masuk 16 besar. Sementara Dimas Muhammad A. R. Fari, salah satu delegasi dari cabang lomba Newscast, mampu menembus babak semifinal. Dua delegasi lain yakni Unique Orthorita B. R (2017) dan Stevano Yosua (2016), keduanya masuk di 16 besar. Sedangkan delegasi untuk Radio Drama yang berhasil menyabet gelar champion adalah Dimas Muhammad A. R. Fari (Sastra Inggris 2015), M. Nif'an Fatahilah (Sastra Inggris 2015), Shafira Delima Nur (Sastra Inggris 2015), Iusvaldio Ramadhan (Sastra Inggris 2015), Farhan Al Alfyn A. (Sastra Inggris 2015) dan Almidalla Putri A. W (Sastra Inggris 2016).

Radio drama merupakan cabang lomba yang mengharuskan pesertanya untuk menghadirkan karya drama melalui audio yang menarik dengan cara menggabungkan suara dengan editing musik dan efek suara yang mampu menciptakan suasana drama yang dapat dirasakan oleh pendengar tanpa harus melihat visual drama tersebut. "A Reconciliation", karya mahasiswa Sastra Inggris FIB berhasil memenuhi  seluruh aspek yang dibutuhkan untuk menghadirkan radio drama yang apik. Selain itu, Universitas Brawijaya juga mendapat penghargaan sebagai "Best Institution" dalam final Asian English Olympic 2018. [Via/DT/MSH/PSIK FIB/Humas UB]

 

 

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID