Prasetya Online

>

Berita UB

FEB Raih Juara Umum Olimpiade Brawijaya 2018

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 19 November 2018 | Komentar : 0 | Dilihat : 448

FEB UB Juara Umum Olimpiade Brawijaya 2018
FEB UB Juara Umum Olimpiade Brawijaya 2018
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menjadi juara umum Olimpiade Brawijaya 2018. Dalam kompetisi tersebut, tim FEB UB mendapatkan 12 emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Perolehan medali FEB tersebut terdiri dari dua emas untuk atletik, satu emas untuk festifal band, satu emas untuk komik, satu emas untuk panahan, tiga emas dan dua perunggu untuk pencak silat, satu emas satu perak satu perunggu untuk renang, satu perak untuk sepak bola, satu emas untuk taekwondo, satu perak untuk tenis lapangan, dan dua emas untuk tenis meja.

Dibawah FEB, posisi kedua diraih oleh FIA kemudian disusul FISIP, FH, FT, FAPET, FMIPA, FPIK, FP, FTP, Vokasi, FIB, FK, FILKOM, FKG, FKH, dan UB III/Kediri.

Dalam acara penganugerahan yang dilaksanakan Kamis (14/11/2018) dan dihadiri Rektor UB Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, AR., MS., Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Drs. Slamet Kusnady, M.Si, Ketua Eksekutif Mahasiswa M. Nur Fauzan, dan Ketua Pelaksana OB 2018 Revin Yohanes Abraham.

"OB yang telah berlangsung hingga ke-18 merupakan batu loncatan bagi para mahasiswa agar dapat melangkah lebih maju lagi dalam bidang seni dan olahraga," kata Presiden EM Fauzan.

Kabiro Kemahasiswaan Kusnadi mengatakan tujuan dari OB adalah memberikan kesempatan guna kaderisasi atlet di bidang olahraga dan seni. Dengan pola dan model seperti ini, kontinuitas pembinaan olahraga dan seni di UB akan terus berjalan dan berprestasi baik di nasional maupun internasional.

"Setiap dua tahunnya, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) menggelar acara kemahasiswaan. Di tahun pertama ada Pekan Olahraga Nasional dan tahun kedua Pekan Seni Mahasiswa. Jika OB dimanfaatkan sebaik mungkin, maka bukan tidak mungkin di tingkat regional bahkan nasional, UB adalah penyumbang terbanyak dari atlet dan delegasi," jelas Kusnadi.

Kedepan, Rektor UB berharap bidang olahraga dan seni dapat merambah ke internasional. Ia menghimbau untuk kegiatan-kegiatan semacam OB disambut dengan internasionalisasi. Rektor mencontohkan adalah pencak silat yang sekarang digemari oleh negara-negara di dunia.

 "Saya harap Olimpiade Brawijaya menjadi sarana kendali dalam berbagai potensi untuk mengembangkan bakat dan minat. Orientasi kedepan adalah untuk meningkatkan prestasi," tambah Rektor. [Afwega/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID