E-Micer Aplikasi Mikrolet Antar Mahasiswa UB Juara Nasional

Submit by oky_dian on April 01, 2019 | Comment(s) : 0 | View : 1550

Dewi Bayu Pamungkas dan Yoga Aldi Saputra
Dewi Bayu Pamungkas dan Yoga Aldi Saputra
E-micer
 atau aplikasi elektronik mikrolet cerdas mengantarkan dua mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Publik Universitas Brawijaya (FIA UB) meraih dua penghargaan pada lomba LKTIN Nusantara Innovation Summit (NIS) 2019. Kegiatan tersebut diselenggarakan beberapa waktu lalu oleh Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Jatinangor, Bandung.

"Dalam kompetisi tersebut kami meraih penghargaan Top Ten Best Innovation dan Best Innovation Public Service,"kata Yoga Aldi Saputra.

Anggota tim lain Dewi Bayu Pamungkas mengatakan e-micer bertujuan untuk membranding ulang mikrolet di Malang. Aplikasi e-micer juga memiliki suatu konsep peremajaan ulang mikrolet baik di tampilan fisik maupun pelayanannya.

Aplikasi e-micer atau elektronik mikrolet cerdas ini memiliki kelebihan antaralain bisa mendeteksi jarak mikrolet, bisa mengetahui jumlah tarif, serta dapat mengetahui nama supir dan plat nomer mikroletnya.

"Dibuat sedemikian rupa agar memudahkan penumpang untuk menghubungi supir jika ada barang yang tertinggal di dalam mikrolet,"kata Dewi.

Dia menambahkan e-micer saat ini masih berbentuk sebuah gagasan belum sampai pada tahap aplikasi.

Dalam proses pengembangannya nanti, e-micer  ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak, yaitu pemerintah, masyarakat, swasta, akademisi dan juga media.

"Dalam waktu terdekat ini kami ingin membuat aplikasinya agar bisa dilombakan di Inotek Pemkot Malang sehingga ada kesinambungan antara lomba yang kemarin di IPDN sampai ke balitbang kota Malang,"jelas Yoga.

Untuk kedepannya mereka berharap aplikasi e-micer bisa terimplementasi digunakan oleh masyarakat kota Malang.

Kompetisi IPDN ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan yang diikuti sekitar 24 tim di seluruh Universitas di Indonesia termasuk UI, ITS, UNS, kemudian ada dari IPDN sendiri. Perwakilan dari UB sendiri sebenarnya tidak hanya tim dari FIA saja ada juga tim dari FISIP dan FK. (Kirana/Humas UB)

Related Article