Prasetya Online

>

Berita UB

Dua Mahasiswa Unibraw Ikut Festival GrIStuF

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 04 Juni 2005 | Komentar : 0 | Dilihat : 1896

Festival GrIStuF
Festival GrIStuF
Dua mahasiswa Universitas Brawijaya, David Makmuryanto (Fakultas Perikanan) dan Ita Puspasari (Fakultas Pertanian), diundang untuk mengikuti Festival GrIStuF (Greifswald International Students Festival).
Festival yang diselenggarakan selama sebelas hari (4-14 Juni 2005), merupakan kegiatan mempertemukan dan melibatkan 400 mahasiswa dari seluruh dunia, dilatarbelakangi oleh rasa keprihatinan atas kondisi dunia yang semakin memburuk. Kegiatan ini baru 2 kali dilaksanakan oleh Ernst-Moritz-Arndt University of Greifwald Jerman dan  GrIStuF e.V.
Kedua mahasiswa Unibraw beserta tiga orang lagi yang mewakili Indonesia yaitu dua orang dari Universitas Indonesia dan satu orang dari Universitas Gadjah Mada, akan berdiskusi masalah politik nasional dan global. Diskusi ini dipandu para pakar bidang ilmu sosial politik dunia.
Menurut penjelasan David Makmuryanto, proses penentuan delegasi dilakukan secara ketat. Sebanyak 1400 orang dari 110 negara telah mengirimkan aplikasi. Para calon delegasi diwajibkan membuat tiga buah esai yang terdiri dari gambaran tentang profil pribadi dan pengalaman, motivasi mengikuti GrIStuF, serta penguasaan terhadap tema utama GrIStuF "Touch The World" dengan sub tema "Intercultural Learning; Development Assistance".
Ada 6 tema esai yang ditentukan, yaitu Green Globalization, Conflict in the World -- Yesterday, Today, Tomorrow, Intercultural Learning and Educational System, Development Cooperation - Global Responsibilities, Bioethics in the 21st Century dan Migration.
Tema yang dipilih David adalah "Conflict in the World -- Yesterday, Today, Tomorrow", sementara Ita memilih tema "Migration". Agenda kegiatan meliputi international conference, yang terdiri dari konferensi dengan membahas tema utama, workshop dengan materi enam tema esai, pertukaran ide dan pengalaman delegasi, serta presentasi masing-masing peserta dalam menyampaikan gagasan, argumentasi dan solusi terhadap permasalahan. Agenda berikutnya adalah festival yang terdiri dari festival puisi dan multimedia, festival budaya dan international brunch atau ajang makan bersama seluruh peserta, panitia, tokoh dan masyarakat setempat.
David dan Ita menyatakan bahwa keinginan mereka mengikuti ajang Greifswald International Students Festival adalah untuk mempromosikan  Indonesia dalam forum internasional serta memberikan informasi dan meluruskan persepsi yang kurang tepat tentang Indonesia. Selain itu mereka akan menyosialisasikan pengetahuan yang mereka dapat dari festival kepada organisasi, mahasiswa, dosen, media massa sekaligus akan dijadikan sebagai bahan diskusi dan dikaji lebih dalam agar dapat diimplementasikan. [nik]

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID