Prasetya Online

>

Berita UB

Dua Mahasiswa FILKOM, Peserta Student Exchange Extended Knowledge in Japan

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh prasetyaPTIIK pada 20 November 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 342

Rini dan Hedy Bersama Professor dan Mahasiswa Miyazaki University
Rini dan Hedy Bersama Professor dan Mahasiswa Miyazaki University
Dua mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) terpilih menjadi peserta program Student Exchange Extended Knowledge in Japan. Kegiatan ini diselenggarakan di Miyazaki University selama sepuluh hari (5-13/11/2017). Mereka adalah Yusrini Meidita Audrey (Sistem Informasi/2014) dan Hedy Pamungkas (Teknik Komputer/2014). Keduanya terpilih berdasarkan surat rekomendasi dari Ketua Jurusan dan persetujuan dari Dekan untuk pemilihan delegasi dari FILKOM.

Dalam program ini Rini dan Hedy mengemban tugas sebagai delegasi atau perwakilan FILKOM untuk melakukan presentasi tentang visi misi, hasil research hingga kegiatan mahasiswa FILKOM kepada mahasiswa engineering dan para profesor faculty of engineering di Miyazaki University. Selain itu keduanya juga diberikan kesempatan untuk merasakan class time bersama mahasiswa lokal dan mengenal lebih jauh tentang fakultas serta laboratorium yang ada di Miyazaki University.https://prasetya.ub.ac.id/cmsub/javascript/tiny_mce/plugins/pagebreak/img/trans.gif
https://prasetya.ub.ac.id/cmsub/javascript/tiny_mce/plugins/pagebreak/img/trans.gif

"Senang bisa mengikuti program ini dan tentunya mendapatkan banyak pengalaman serta pengetahuan baru tentang Miyazaki University dan Jepang. Tidak ada kesulitan selama mengikuti program. Tapi ada perasaan nervous dan tegang sebelum kami presentasi membawa nama FILKOM dihadapan para profesor engineering Miyazaki University," ungkap Rini.

Bagi mahasiswa UB dan FILKOM yang ingin mengikuti program serupa disarankan untuk mengasah kemampuan bahasa Inggrisnya sejak dini. Hal ini menjadi modal penting bagi para delegasi terpilih untuk dipercaya menyampaikan profil FILKOM kepada pihak universitas rekanan khususnya yang berada di luar negeri. Selain itu mahasiswa bersangkutan juga harus lebih giat dan aktif mengembangkan prestasi akademik maupun non akademik, sehingga dapat menjadi salah satu kandidat rekomendasi. [dna/Humas UB]

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID