Prasetya Online

>

Berita UB

Dua Gurubesar Baru: Prof Antariksa dan Prof Worobusono

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF Versi Word
Dikirim oleh prasetya1 pada 03 Desember 2007 | Komentar : 0 | Dilihat : 5289

Foto: Prof Woro Busono (kiri), dan Prof Antariksa (kanan)
Foto: Prof Woro Busono (kiri), dan Prof Antariksa (kanan)
Awal bulan ini, Universitas Brawijaya mengukuhkan dua gurubesar baru. Prof Ir Antariksa MEng PhD dari Fakultas Teknik dikukuhkan sebagai gurubesar dalam bidang ilmu sejarah dan pelestarian arsitektur, dan Prof Dr Ir Woro Busono MS dari Fakultas Peternakan sebagai gurubesar fisiologi produksi ternak. Upacara pengukuhan berlangsung di Widyaloka, Senin (3/12), dalam Rapat Terbuka Senat Universitas Brawijaya yang dipimpin langsung oleh Rektor Prof Dr Ir Yogi Sugito.
Prof Antariksa gurubesar ke-148 Unibraw atau ke-10 dari Fakultas Teknik, pada kesempatan pertama membawakan orasi ilmiah berjudul "Pelestarian Bangunan Kuno sebagai Aset Sejarah Budaya Bangsa". Sementara itu pada kesempatan berikutnya, giliran Prof Woro Busono gurubesar ke-149 Unibraw atau ke-16 dari Fakultas Peternakan, menyampaikan pidato ilmiah berjudul "Keseimbangan Fisiologis untuk Optimasi Produksi Ternak".

Prof Ir Antariksa MEng PhD (50 tahun), pria kelahiran Yogyakarta, 14 September 1957. Putra dari Prof Dr RM Sudikno Mertokusumo SH dan Prof Dr Ir Titi Sudarti ini, adalah sarjana arsitektur lulusan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1983), master of engineering (MEng, 1992), dan doctor of philosophy (PhD, 1996) dari Department of Architechture and Design, Kyoto Institute of Technology. Prof Antariksa mengabdikan diri sebagai dosen Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT Unibraw) sejak 1985, dan jabatan akademis terakhirnya adalah Lektor Kepala, golongan III/d. Dalam riwayat pekerjaannya, Prof Antariksa banyak bergerak di bidang penelitian dan tulis-menulis seperti misalnya, sebagai pemimpin redaksi Jurnal Teknik FT Unibraw (sejak 1996), dewan redaksi Jurnal Penelitian Ilmu-ilmu Teknik (Egineering) Universitas Brawijaya (sejak 1998), pemimpin redkasi Jurnal Ruas Jurusan Arsitektur dan Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota FT Unibraw (sejak 2003), penyunting ahli Jurnal Arsitektur Komposisi Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Atmajaya Yogyakarta (sejak 2005). Selain itu Prof Antariksa juga pernah menajbat sebagai Staf Pembantu Dekan I bidang penelitian FT Unibraw (1996-1999), Sekretaris Jurusan Arsitektur FT Unibraw (1999-2003), Ketua Jurusan Arsitektur FT Unibraw (2003-2007), dan reviewer Akreditasi Jurnal DP2M Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Selama 12 tahun terakhir, Prof Antariksa telah menghasilkan 4 publikasi dalam jurnal ilmiah internasional, 32 publikasi dalam jurnal nasional; 4 karya penelitian internasional dan 11 karya penelitian nasional yang tidak dipublikasikan; 11 judul karya pengabdian masyarakat, 22 judul karya tulis makalah untuk kuliah tamu, lokakarya, seminar, simposium baik di dalam maupun di luar negeri. Sedangkan sejak 23 tahun terakhir, dihasilkan 8 judul karya tulis dalam majalah, 32 judul artikel di surat kabar lokal maupun nasional. Dari pernikahannya dengan Retno Kristiarti SH, Prof Antariksa dikaruniai seorang putri dan seorang putra.

Prof Dr Ir Woro Busono MS (51 tahun), pria kelahiran Blitar, 3 April 1956, adalah sarjana peternakan lulusan Unibraw (1981), magister sains biologi reproduksi (1985), dan doktor ilmu ternak (1993) lulusan Institut Pertanian Bogor. Mengabdikan diri sebagai dosen Fakultas Peternakan (Fapet) Unibraw sejak 1981, dan jabatan akademis terakhir adalah lektor kepala golongan IV/b, Prof Woro Busono menjabat sebagai Kepala Laboratorium Fisiologi Ternak Fapet Unibraw (sejak 1994). Dalam 5 tahun terakhir Prof Woro Busono menghasilkan 7 judul penelitian (termasuk penelitian dalam bidang keahlian penunjang), 9 judul publikasi ilmiah, dan 6 judul pengabdian masyarakat. Dari pernikahannya dengan Dr Ir Sucik Maylinda MS, juga dosen Fapet Unibraw, Prof Woro Busono dikaruniai 2 putri. [Far]

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID