Prasetya Online

>

Berita UB

Dosen Unair Peroleh Gelar Doktor Setelah Menambahkan Tokoferol pada Pengencer Semen

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh dietodita pada 22 September 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 344

Dosen Unair, Hermin Ratnani, meraih gelar doktor dari Fapet
Dosen Unair, Hermin Ratnani, meraih gelar doktor dari Fapet
Salah satu cara meningkatkan produktivitas ternak untuk memenuhi swasembada daging ialah dengan metode Inseminasi Buatan (IB). Yaitu memasukkan sperma (semen) yang telah melalui beberapa proses ke dalam saluran alat kelamin ternak betina menggunakan insemination gun. Keberhasilan IB dipengaruhi oleh kualitas sperma.

Oleh karena itu diperlukan metode pembekuan semen untuk mempertahankan kualitas dan memperpanjang masa hidupnya.  Sedangkan untuk memudahkan pelaksanaan IB dibutuhkan metode pengenceran semen yang harus dipersiapkan sehari sebelumnya. Namun bahan pengencer harus mampu mempertahankan daya hidup sperma dan melindungi sperma pada saat pendinginan dan glyserolisasi.

Menilik fenomena tersebut Dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair), Hermin Ratnani melakukan penelitian mengenai penambahan αtokoferol pada bahan pengencer. Penelitian berjudul 'Pengaruh Penambahan αtokoferol dalam Pengencer  Terhadap Kualitas Spermatozoa, Reactive Oxygen Species (ROS) dan Intensitas Kalsium Intraseluler Setelah Pembekuan Cepat pada Sapi Madura' ini merupakan syarat untuk mendapatkan gelar doktor. Mahasiswa Program Doktor Ilmu Ternak Fapet UB angkatan 2010 ini telah melaksanakan ujian disertasi terbuka, Kamis (31/08/2017).

Penelitian tersebut menggunakan semen dari lima ekor sapi madura yang diencerkan dengan pengencer tris aminomethan kuning telur sebesar 20 %, gliserol 7% dan equalibrasi pada suhu dan kurun waktu tertentu. Sementara itu penelitian melalui berbagai tahapan yaitu tahap pra penelitian dimana dilakukan pemeriksaan makroskopis dan mikroskopis.

Selanjutnya tahap pertama yang dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh berbagai jarak equalibrasi diatas permukaan nitrogen cair terhadap kualitas spermatozoa. Tujuannya melihat motilitas individu, viabilitas, abnormalitas, dan integritas membran post thawing.

Tahap selanjutnya untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai dosis αtokoferol  dalam pengencer Tris-aminomethan kuning telur terhadap kualitas spermatozoa setelah pengenceran pada suhu kamar, before freezing dan post thawing. Lalu tahap terakhir untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai dosis αtokoferol dalam pengencer Tris-anomethan kuning telur terhadap kadar MDA.

Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa penambahan αtokoferol dalam pengencer Tris-aminomethan kuning telur berpengaruh meningkatkan kualitas spermatozoa, menurunkan kadar ROS dan meningkatkan kadar atau intensitas setelah pembekuan cepat pada sapi madura. [dta/Humas UB]

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID