Prasetya Online

>

Berita UB

Dosen UB, Menkominfo dan Jubir Kepresidenen Bahas Humas Digital

Versi Cetak Versi PDF Versi RTF
Dikirim oleh oky_dian pada 30 Mei 2017 | Komentar : 0 | Dilihat : 655

Dari Kiri: Rachmat Kriyantono, Johan Budi, dan Rudiantara
Dari Kiri: Rachmat Kriyantono, Johan Budi, dan Rudiantara
Dosen jurusan komunikasi FISIP UB Rachmat Kriyantono berdiskusi dengan Menkominfo Rudy Antara dan Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi membahas humas digital.

Rachmat Kriyantono dalam diskusi tersebut menjelaskan bahwa di era informasi seperti saat ini terjadi perubahan model public relations dari public information yang hanya mengandalkan informasi satu arah ke era reformasi yang cenderung asymetris atau komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut Rachmat, Humas Digital, adalah sebuah kegiatan kehumasan yang menggunakan
teknologi internet yang mampu bersifat interaktif dan realtime dalam proses komunikasi antara institusi yang diwakili Humas dengan publiknya. Hal ini mengingat bahwa di era digital ini tantangan humas pemerintah semakin besar karena publik memiliki karakter otonom dan desentralisasi, kritis yang kadang irasional, akses informasi yang cepat dan bebas. Pada konteks ini Desentralisasi didefinisikan bahwa informasi tdk hanya ditentukan dan dibuat pemerintah, publik pun dapat membuat berita sendiri melalui, blog, web, dan media online.

Oleh karena hal tersebut,humas memainkan peran yang esensial sebagai menejemen komunikasi yang memproduksi narasi tunggal agar program pemerintah pun bisa dilakukan. 

Pada pemaparan yang disampaikan oleh Menkominfo Rudiantara, humas perlu melakukan beberapa hal, antaralain membuat grup pengelola medsos dan online tingkat daerah, membantu menyebarkan program prioritas pemerintah, terutama 
wawasan kebangsaan, infrastruktur, dan pemerataan ekonomi, bersama-sama menangkal isu hoax, rajin mengkomunikasikan capaian program-program daerah, dan membangun relasi dengan stakeholder, terutama komunitas-komunitas 
seperti KIM, Blogger.

Sementara itu, Juru Bicara Prisiden Johan Budi selaku Juru Bicara memaparkan bahwa humas pemrintah harus mampu menyediakan informasi yang kredibel, akurat, dan jelas, dengan beberapa tujuan yaitu publik memahami kebijakan atau keputusan pemerintah dan pada akhirnya mendukung, bisa menjadi acuan sekaligus memangkas bahan fitnah kepada pemerintah, dan  mengurangi perdebatan/ kegaduhan di ranah publik .

Diskusi yang diadakan oleh Sekretaris Kabinet Republik Indonesia (Setkab RI) merupakan sebuah forum tentang ke-humas-an yang mempertemukan pemerintah yang diwakili oleh Menkominfo, praktisi yang diwakili oleh Juru Bicara Presiden, dan akademisi yang diwakili oleh Dosen dan Peneliti dari UB. Acara yang bertajuk Komunikasi Pemerintah di Era Digital ini mengupas peran Humas sebagai seorang pengelola komunikasi untuk menciptakan kesepahaman antara publik dan institusi.. Acara yang berlangsung di JW Marriott Hotel Surabaya ini Acara ini dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Jawa Timur, seluruh Kepala Dinas Kominfo di Jawa Timur, humas-humas pemerintah di Jawa Timur, serta mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi FISIP UB. [Choiria/Humas UB]

 

 

 

Artikel terkait

Komentar

Kirim komentar Anda

Gunakan ID