Prasetya Online

>

UB News

Dosen UB Menangkan Life Sciences Award 2016

Print version PDF version RTF version
Submit by ireneparamita on November 28, 2016 | Comment(s) : 0 | View : 2740

Prof. Dr. dr. Loeki Enggar Fitri, M.Kes, Sp.ParK menangkan Merck-i3L Life Sciences Award 2016
Prof. Dr. dr. Loeki Enggar Fitri, M.Kes, Sp.ParK menangkan Merck-i3L Life Sciences Award 2016
Prof. Dr. dr. Loeki Enggar Fitri, M.Kes, Sp.ParK berhasil memenangkan Merck-i3L Life Sciences Award 2016. Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK-UB) ini menjadi juara pertama melalui penelitiannya yang berjudul "Analysis of Eponemycin (α'-β epoxyketone) Analog Compound from Streptomyces hygroscopicus subsp hygroscopicus Extracts and Its Anti-plasmodial Activity During Plasmodium berghei Infection".

Prof. Loeki menyampaikan kompetisi ini sangat kompetitif dan diikuti oleh peneliti yang berkualitas. Seperti para peneliti full-time, mahasiswa pascasarjana, peneliti dari perguruan tinggi, lembaga penelitian swasta dan negeri, termasuk rumah sakit. Kualifikasi penelitian mencakup produk dan kemajuan pengetahuan dalam pertanian dan kesehatan.

"Dari 53 peneliti, sebanyak 30 peneliti dipilih oleh juri sebagai semi finalis dan diundang ke Jakarta untuk mempresentasikan poster pada Rabu (23/11/2016). Selanjutnya dipilih 10 finalis, kemudian empat terbaik untuk mempresentasikan penelitiannya dan akhirnya ditentukan runner up dan juara pertama," jelas Prof. Loeki.

Kompetisi yang digelar Merck Indonesia bersama dengan The Indonesia International Institute for Life-Sciences (i3L) bertujuan untuk mengapresiasi ilmuwan Indonesia atas penelitian mereka dalam bidang Life Sciences, yang telah membantu masyarakat untuk memperbaiki kualitas hidup. Selain itu juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia atas penelitian dan penemuan di bidang Life Sciences sebagai solusi atas permasalahan sehari-hari, serta mempromosikan penelitian Life Sciences di Indonesia.

Merck-i3L Life Sciences Award Head of Judges and Director of Eijkman Institute Prof. dr. Amin Subandrio W. Kusumo, Ph.D., SpMK menyampaikan, Ini adalah kesempatan yang baik bagi para ilmuwan Indonesia untuk meningkatkan keahlian dan mendapatkan penghargaan atas kontribusi mereka. "Saya percaya bahwa salah satu kontribusi terhadap pembangunan Indonesia dapat disampaikan melalui pengembangan penelitian berbasis life-science," katanya.

Juri yang terlibat terdiri dari Prof. dr. Amin Subandrio W. Kusumo, Ph.D., Clin. Microbiologist (Chairman of Eijkman Institute), Prof. Dr. Amarila Malik, M.Si., Apt (Guru Besar Mikrobiologi dan Bioteknologi Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Indonesia), Dr. Ratih Asmana Ningrum, S.Si.,M.Si (Peneliti Muda Bidang Bioteknologi Kesehatan LIPI), Chong Mun Keat, Ph.D (Head of Research-Cell Biology Regional Field Marketing-Emerging Asia Life Science), dan Victor Christoff de Vries, Ph.D (Director for Research and Innovation, Faculty of Medicine I3L).

Penelitian yang dilakukan Prof. Loeki tersebut berhasil menjadi kandidat produk anti malaria baru. "Saya harap dapat mengurangi tingkat kematian yang tinggi diakibatkan penyakit malaria," pungkas Guru Besar FK-UB ini. [Irene]

 

Related Article

Comments

Send your comment

Use ID